Festival Gula, Manisnya Perayaan Idul Fitri di Turki

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Travel Highlight Lebaran

Festival Gula, Manisnya Perayaan Idul Fitri di Turki

Dewi Kania - detikTravel
Kamis, 01 Agu 2013 09:55 WIB
Festival Gula, Manisnya Perayaan Idul Fitri di Turki
Suasana Bayrami di Turki (outernationalist.net)
Istanbul - Turki identik dengan kemegahan Blue Mosque yang semakin populer di kalangan traveler muslim. Menyambut Lebaran, masyarakat Turki merayakan Hari Kemenangan 1 Syawal dengan festival gula. Penasaran?

Tinggal menghitung hari, seluruh umat muslim di seluruh penjuru dunia merayakan Idul Fitri. Masyarakat asli Turki punya tradisi unik yang dituangkan dalam festival gula atau lebih populer dengan Seker Bayrami yang serba manis.

Dilansir dari Turkeys Of Life, Kamis (1/8/2013) gula dan makanan manis melambangkan kebahagiaan bagi setiap orang di Turki. Tradisi ini sudah ada sejak abad ke-18. Traveler yang berada di Turki pada saat Lebaran nanti bisa menikmati kemeriahan ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Merayakan hari Lebaran memang lebih lengkap rasanya dengan permen, coklat, roti manis dan masih banyak yang lain. Selain itu, permen tersebut sebagai wujud keramahan untuk para tamu.

Tradisi ini juga dilakukan selama bulan puasa saat berbuka. Biasanya mengundang kerabat untuk berbuka puasa bersama dan menjadikan makanan manis sebagai penutupnya. Para muda-mudilah yang melakukan tradisi ini. Saat puasa, berat badan mereka justru bertambah.

Sama seperti di Indonesia, saat hari raya tiba, dalam tradisi Bayrami orang yang lebih muda datang untuk sungkem ke anggota keluarga yang lebih tua. Kala itu, keluarga yang lebih tua menaruh beberapa lembar uang kertas ke dalam kain sapu tangan. Tetapi, sekarang sapu tangan sudah jarang digunakan lagi sehingga diganti dengan selembar tisu.

Yang meramaikan tradisi ini justru anak-anak kecil. Mereka datang bergerombol mengetuk pintu untuk bersilaturahim keliling ke rumah-rumah penduduk. Dengan harapan akan dibukakan pintu lalu disambut dengan kata 'Iyi Bayramlar'. Tangan mereka menengadah dan tuan rumah memberikan permen.

Semua jenis permen tersaji dalam piring besar yang diletakkan di meja tamu. Sampai-sampai anak-anak tersebut berjaga-jaga membawa tas besar untuk membawa permen.

Jika Anda ikut serta dalam tradisi ini, tak boleh menolak sedikitpun pemberian si tuan rumah. Lebih baik lagi Anda ikut menyantap hidangan dan permen-permen yang manis ini untuk mewujudkan rasa terima kasih kepada mereka.

(shf/shf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads