Tinggal menghitung hari, seluruh umat muslim di seluruh penjuru dunia merayakan Idul Fitri. Masyarakat asli Turki punya tradisi unik yang dituangkan dalam festival gula atau lebih populer dengan Seker Bayrami yang serba manis.
Dilansir dari Turkeys Of Life, Kamis (1/8/2013) gula dan makanan manis melambangkan kebahagiaan bagi setiap orang di Turki. Tradisi ini sudah ada sejak abad ke-18. Traveler yang berada di Turki pada saat Lebaran nanti bisa menikmati kemeriahan ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tradisi ini juga dilakukan selama bulan puasa saat berbuka. Biasanya mengundang kerabat untuk berbuka puasa bersama dan menjadikan makanan manis sebagai penutupnya. Para muda-mudilah yang melakukan tradisi ini. Saat puasa, berat badan mereka justru bertambah.
Sama seperti di Indonesia, saat hari raya tiba, dalam tradisi Bayrami orang yang lebih muda datang untuk sungkem ke anggota keluarga yang lebih tua. Kala itu, keluarga yang lebih tua menaruh beberapa lembar uang kertas ke dalam kain sapu tangan. Tetapi, sekarang sapu tangan sudah jarang digunakan lagi sehingga diganti dengan selembar tisu.
Yang meramaikan tradisi ini justru anak-anak kecil. Mereka datang bergerombol mengetuk pintu untuk bersilaturahim keliling ke rumah-rumah penduduk. Dengan harapan akan dibukakan pintu lalu disambut dengan kata 'Iyi Bayramlar'. Tangan mereka menengadah dan tuan rumah memberikan permen.
Semua jenis permen tersaji dalam piring besar yang diletakkan di meja tamu. Sampai-sampai anak-anak tersebut berjaga-jaga membawa tas besar untuk membawa permen.
Jika Anda ikut serta dalam tradisi ini, tak boleh menolak sedikitpun pemberian si tuan rumah. Lebih baik lagi Anda ikut menyantap hidangan dan permen-permen yang manis ini untuk mewujudkan rasa terima kasih kepada mereka.
(shf/shf)












































Komentar Terbanyak
Jokowi Klaim Tak Tahu Ada Ritual Injak Kepala Kerbau, PDIP Tidak Percaya
PDIP Vs PSI Soal Jokowi Jalani Ritual Injak Kepala Kerbau di Lampung
Di Lampung, Jokowi Jalani Tradisi Injak Kepala Kerbau