Hii! Ada Tradisi Gali Kubur & Bersihkan Tulang di Meksiko

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Hii! Ada Tradisi Gali Kubur & Bersihkan Tulang di Meksiko

Afif Farhan - detikTravel
Rabu, 02 Okt 2013 16:10 WIB
Hii! Ada Tradisi Gali Kubur & Bersihkan Tulang di Meksiko
Warga Pomuch yang bersiap membersihkan tengkorak (prafulla.net)
Pomuch - Ada tradisi yang bisa bikin bulu kuduk merinding di Pomuch, Meksiko. Tiap tanggal 2 November, terdapat perayaan Dead of The Day atau hari kematian dengan cara menggali kuburan dan membersihkan tulang belulangnya. Berani lihat?

Warga Meksiko merayakan Day of The Dead tiap tanggal 2 November. Ini adalah festival untuk menghormati para leluhur dan keluarga yang telah meninggal. Jika di Kota Meksiko terdapat pagelaran parade kostum tengkorak, maka di Kota Pomuch terdapat tradisi gali kubur.

Dilongok dari Oddity Central, Rabu (2/10/2013), Pomuch merupakan kota kecil yang ada di Negara Bagian Campeche, Meksiko. Tradisi gali kubur yang ada di sana rupanya sudah berlangsung sejak zaman leluhurnya. Tidak ada nama khusus untuk tradisi gali kubur tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat tanggal 2 November, para warga Pomuch sudah bersiap dari pagi membawa peralatan seperti kuas pembersih dan kain putih. Lalu, mereka bersama-sama memperingati Day of the Dead dengan menggali kuburan anggota keluarga yang telah meninggal.

Tak lama, mereka membersihkan tulang-tulang yang sudah mengering dengan menggunakan kuas dan kain lap. Mereka mengambil satu persatu tulang belulang dan tengkorak untuk diletakan ke atas kain putih. Setelah itu, mereka membersihkan tulang dan tengkoraknya secara perlahan menggunakan kuas pembersih.

Untuk tanggal 2 November, kuburan yang digali dan dibersihkan hanyalah kuburan orang dewasa. Sehari sebelumnya, mereka sudah menggali dan membersihkan kuburan anak-anak. Menurut masyarakat sekitar, mereka setidaknya membersihkan tulang-tulangnya hingga bersih 90%.

Tapi, tradisi gali kubur di sana tidak sembarangan. Jenazah yang bakal dibersihkan harus dikubur kurang lebih selama 3 tahun. Itu bertujuan agar jenazah mengering dan sudah menjadi tulang belulang.

Lalu, setelah dikubur selama 3 tahun, barulah tulang-tulang bisa dibersihkan. Setelah itu, mereka juga tidak kembali mengguburnya ke tanah, melainkan ditaruh ke dalam sebuah peti kecil. Di Pomuch, ada suatu bangunan besar dan terdiri dari banyak peti mati yang punya ruangan sendiri.

Di balik kesan seram, rupanya tradisi gali kubur di Pomuch punya nilai luhur yang tinggi. Tradisi ini bertujuan agar tiap orang selalu merasa dekat dan terus mengingat anggota keluarga yang ditinggalkan. Tradisi gali kubur ini juga menandakan rasa cinta seseorang kepada anggota keluarga yang telah meninggal. Dengan membersihkan tulang belulangnya, artinya mereka terus merawat dan menjaganya.

Tradisi gali kubur pun sudah mencuri perhatian turis dunia. Mereka yang datang ke sana bisa ikut melihat penggalian kuburan dan pembersihannya secara langsung.

Meski awalnya seram dan mungkin takut, turis yang datang ke sana bakal larut dalam suasana syahdu. Mereka akan melihat orang-orang yang tanpa rasa takut dan tulus sedang membersihkan tulang-tulang dengan kuas.

(aff/aff)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads