Andai Jakarta Punya Trem Seperti di Hong Kong

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Laporan dari Hong Kong

Andai Jakarta Punya Trem Seperti di Hong Kong

Afif Farhan - detikTravel
Kamis, 06 Feb 2014 08:10 WIB
Andai Jakarta Punya Trem Seperti di Hong Kong
Trem yang jadi transportasi favorit turis di Hong Kong (Afif/detikTravel)
Hong Kong - Trem merupakan moda transportasi di Hong Kong dan jadi sarana favorit turis. Naik trem di sana harganya murah, tak kena macet, dan bisa mampir ke berbagai tempat wisata. Yuk, coba naik trem saat liburan ke Hong Kong!

Dalam rangkaian kunjungan detikTravel bersama rombongan wartawan, Tigerair Mandala, dan Hong Kong Tourism Board, kami mampir ke Hong Kong Island yang merupakan pulau utama di sana. Agenda kami di sana adalah mengunjungi berbagai tempat, seperti Causeway Bay dan The Peak.

Frederic Cheung, yang jadi pemandu mengajak rombongan untuk mencoba naik trem ke Causeway Bay. Kebetulan, kami semua memang penasaran dengan transportasi yang satu ini. Trem merupakan kereta yang punya rel khusus di jalanan kota. Jika Anda berada di Hong Kong Island, pasti melihat kereta ini yang berlalu-lalang di jalanan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Trem itu transportasi favoritnya turis, karena murah dan nyaman. Trem di sini sudah ada sejak tahun 1904 dan hanya ada di Hong Kong Island," ujar pria yang biasa disapa Fred tersebut di Causeway Bay, Hong Kong, Sabtu (1/2/2014).

Trem di sana dua tingkat, yang totalnya bisa menampung sekitar 40 penumpang. Begitu masuk ke trem, kami langsung menuju lantai dua karena ingin melihat pemandangannya dari tas. Beruntung, saat itu trem tidak terlalu penuh.

"Trem sudah beroperasi setiap hari dari pukul 06.00 sampai tengah malam. Rutenya dari Kennedy Town di wilayah barat menuju Shau Kei Wan di wilayah timur," tutur Fred.

Dari lantai dua trem ini, saya terpukau dengan pemandangan gedung-gedung pencakar langit. Belum lagi, billboard iklan yang raksasa terlihat banyak di papan jalan. Pengendara bus, mobil dan motor terlihat tertib di jalanan dengan mematuhi rambu-rambu. Para pejalan kaki pun menunggu sabar lampu hijau untuk pejalan kaki menyala di pinggir zebra cross. Saya tak lupa mengabadikan pemandangan tersebut dalam kamera.

"Setiap 250 meter ada terminal untuk trem. Enaknya naik trem, turis bisa naik dari mana saja dan turun di mana saja dengan membayar hanya HKD 2,3 (sekitar Rp 3 ribu-red). Makanya, turis sangat suka naik trem di Hong Kong," ungkap Fred.

Harga tersebut adalah untuk orang dewasa. Untuk anak-anak, harga naik trem di sana adalah HKD 1,2 atau sekitar Rp 1.800 dan HKD 1,1 untuk penumpang diusia 65 tahun ke atas atau sekitar Rp 1.700 saja. Panjang rute trem di Hong Kong Island adalah sekitar 30 km.

Murah, menyenangkan, dan trem ini bisa mengantar turis ke berbagai tempat wisata. Anda, Jakarta punya trem senyaman Hong Kong ini...

(sst/sst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads