Robocop itu 'bertugas' di persimpangan Boulevard Triomphal dan Huileries Avenue. Robot tinggi besar ini menggantikan tugas polisi lalu lintas sekaligus lampu merah.
Robot ini menjadi perhatian warga dan menarik wisatawan. Mengutip Oddity Central, Selasa (11/2/2014), bentuknya memang tak seperti Robocop yang keren ala film layar lebar. Namun robot ini menggunakan teknologi cukup canggih.
Robot setinggi 2,4 meter ini dibuat dari alumunium dan baja agar tahan terhadap perubahan udara. Alih-alih menggunakan listrik, robot ini mengambil daya matahari menggunakan solar panel.
Di dalamnya terdapat beberapa kamera yang terhubung dengan kantor pusat polisi lalu lintas. Mereka juga mengenakan kacamata hitam layaknya polisi!
"Robot kami berbentuk manusia, sesuai dengan bentuk polisi lalu lintas. Dan polisi di tempat kami memang suka mengenakan kacamata hitam," tutur Isaie Therese, insinyur yang mendesain 'robocop' ini.
Namun, bukan berarti semua tugas polisi bisa dikerjakan robot ini. Para polisi lalu lintas di Kota Kinshasa mau tak mau harus tetap berada di jalan raya untuk menangkap kendaraan yang melanggar peraturan.
Meski begitu, Robocop ala Kota Kinshasa ini bekerja dengan baik. Kemacetan pun terurai lebih cepat. Meski berada di Afrika, wisatawan bisa merasakan lalu lintas yang tak semrawut.
Ayo tonton aksi Robocop ala Kongo di sini:
(ptr/fay)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Agar Turis Betah, Pemerintah Malaysia Minta Warga Lebih Ramah