Suka Baca Buku? Ini 5 Destinasi Paling Pas untuk Anda
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Suka Baca Buku? Ini 5 Destinasi Paling Pas untuk Anda

- detikTravel
Selasa, 18 Feb 2014 16:27 WIB
Suka Baca Buku? Ini 5 Destinasi Paling Pas untuk Anda
(becauseimaddicted.net)
Amsterdam - Ketika traveling ke suatu tempat, bersantai tentu menjadi agenda wajib. Tempat seperti museum hingga perpustakaan menjadi tempat yang cocok. Jika Anda suka membaca, ini 5 perpustakaan paling keren di dunia.

Berkunjung ke perpustakaan juga banyak disukai orang. Bahkan, beberapa perpustakaan di dunia terkenal karena keunikan dan keindahannya. Dilansir dari Huffington Post, Selasa (18/2/2014), inilah 5 perpustakaan paling keren di dunia:

(becauseimaddicted.net)

1. The Long Room (Dublin, Irlandia)

(becauseimaddicted.net)
Ketika masuk ke ruang perpustakaan tua di Dublin ini, tentu Anda akan merasa seperti kembali ke zaman dulu. Perpustakaan ini memang terlihat seperti perpustakaan di film fiksi Harry Potter karya J.K. Rowling. Dengan banyaknya koleksi buku disini, tentu perpustakaan ini menyimpan banyak informasi.

Ruang utama dari perpustakaan tua Dublin diisi dengan 200.000 buku, yang merupakan koleksi tertua dari perpustakaan ini. Di ruangan ini juga terdapat deretan patung marmer filsuf dan penulis yang melegenda. Bisa dipastikan kalau pengunjung akan merasa nyaman di perpustakaan ini.

1. The Long Room (Dublin, Irlandia)

(becauseimaddicted.net)
Ketika masuk ke ruang perpustakaan tua di Dublin ini, tentu Anda akan merasa seperti kembali ke zaman dulu. Perpustakaan ini memang terlihat seperti perpustakaan di film fiksi Harry Potter karya J.K. Rowling. Dengan banyaknya koleksi buku disini, tentu perpustakaan ini menyimpan banyak informasi.

Ruang utama dari perpustakaan tua Dublin diisi dengan 200.000 buku, yang merupakan koleksi tertua dari perpustakaan ini. Di ruangan ini juga terdapat deretan patung marmer filsuf dan penulis yang melegenda. Bisa dipastikan kalau pengunjung akan merasa nyaman di perpustakaan ini.

2. The Main Reading Room (New York, AS)

(Getty Images)
Ruangan satu ini terletak di New York Public Library. Perpustakaan ini terlihat seperti layaknya ruang kongres di Amerika.

Ruangan ini sangat cocok untuk traveler pecinta buku, arsitektur, sekaligus seni. Ruangan yang memiliki panjang seukuran dua kapling rumah ini memiliki lukisan dinding indah, hingga jendela lengkung raksasa. Selain sangat berseni, cahaya alami juga menyinari perpustakaan ini. Mungkin Anda juga bisa berjemur sambil membaca buku.

2. The Main Reading Room (New York, AS)

(Getty Images)
Ruangan satu ini terletak di New York Public Library. Perpustakaan ini terlihat seperti layaknya ruang kongres di Amerika.

Ruangan ini sangat cocok untuk traveler pecinta buku, arsitektur, sekaligus seni. Ruangan yang memiliki panjang seukuran dua kapling rumah ini memiliki lukisan dinding indah, hingga jendela lengkung raksasa. Selain sangat berseni, cahaya alami juga menyinari perpustakaan ini. Mungkin Anda juga bisa berjemur sambil membaca buku.

3. Shakespeare and Company (Paris, Prancis)

(Getty Images)
Shakespeare and Company telah menjadi tempat utama di Paris sejak tahun 1951. Toko buku yang mengambil nama Le Mistral dan berubah nama menjadi Shakespeare and Company ini, merupakan tempat berkumpulnya penggemar seni. Kegiatan seperti pembacaan puisi, kumpul penulis, sampai Sunday's Tea, rutin diadakan di sini.

Toko buku ini telah banyak menyambut beberapa penulis terkenal, seperti Henry Miller, Allen Ginsburg, hingga Ernest Hemingway. Hingga hari ini, perpustakaan ini masih menyambut banyak penggemar buku setiap harinya. Untuk spot membaca terbaik, Anda bisa duduk di bangku taman yang menghadap ke arah Notre Dame.

3. Shakespeare and Company (Paris, Prancis)

(Getty Images)
Shakespeare and Company telah menjadi tempat utama di Paris sejak tahun 1951. Toko buku yang mengambil nama Le Mistral dan berubah nama menjadi Shakespeare and Company ini, merupakan tempat berkumpulnya penggemar seni. Kegiatan seperti pembacaan puisi, kumpul penulis, sampai Sunday's Tea, rutin diadakan di sini.

Toko buku ini telah banyak menyambut beberapa penulis terkenal, seperti Henry Miller, Allen Ginsburg, hingga Ernest Hemingway. Hingga hari ini, perpustakaan ini masih menyambut banyak penggemar buku setiap harinya. Untuk spot membaca terbaik, Anda bisa duduk di bangku taman yang menghadap ke arah Notre Dame.

4. Rijkmuseum Research Library (Amsterdam, Belanda)

(www.nedaplibrix.it)
Perpustakaan yang satu ini terletak di Rijkmuseum, Amsterdam. Usai 10 tahun renovasi, perpustakaan yang awalnya merupakan tempat penelitian ini berubah menjadi ruang membaca bergaya abad ke-19. Tangga berputar yang menghubungkan lantai dasar hingga ke lantai teratas menjadi ciri khas perpustakaan ini.

Pengunjung diperbolehkan untuk melihat koleksi jurnal, hingga buku referensi yang ada. Tentunya sambil mengagumi struktur perpustakaan yang mengesankan.

4. Rijkmuseum Research Library (Amsterdam, Belanda)

(www.nedaplibrix.it)
Perpustakaan yang satu ini terletak di Rijkmuseum, Amsterdam. Usai 10 tahun renovasi, perpustakaan yang awalnya merupakan tempat penelitian ini berubah menjadi ruang membaca bergaya abad ke-19. Tangga berputar yang menghubungkan lantai dasar hingga ke lantai teratas menjadi ciri khas perpustakaan ini.

Pengunjung diperbolehkan untuk melihat koleksi jurnal, hingga buku referensi yang ada. Tentunya sambil mengagumi struktur perpustakaan yang mengesankan.

5. Bodleian Library (University of Oxford, Inggris)

(becauseimaddicted.net)
Ruang perpustakaan utama dari University of Oxford ini lebih dikenal mahasiswa Oxford dengan sebutan Bodley, atau Bod saja. Anda dapat mengulang kembali masa sekolah, hingga merasa layaknya mahasiswa terpelajar saat menelusuri setiap lekuk rak perpustakaan ini.

University of Oxford sendiri merupakan salah satu lima besar universitas di dunia. Rasanya tidak heran darimana asal prestasi tersebut, perpustakaan ini pasti sangat ambil peran dalam mencetak mahasiswa berprestasi!

5. Bodleian Library (University of Oxford, Inggris)

(becauseimaddicted.net)
Ruang perpustakaan utama dari University of Oxford ini lebih dikenal mahasiswa Oxford dengan sebutan Bodley, atau Bod saja. Anda dapat mengulang kembali masa sekolah, hingga merasa layaknya mahasiswa terpelajar saat menelusuri setiap lekuk rak perpustakaan ini.

University of Oxford sendiri merupakan salah satu lima besar universitas di dunia. Rasanya tidak heran darimana asal prestasi tersebut, perpustakaan ini pasti sangat ambil peran dalam mencetak mahasiswa berprestasi!
Halaman 2 dari 12
Ketika masuk ke ruang perpustakaan tua di Dublin ini, tentu Anda akan merasa seperti kembali ke zaman dulu. Perpustakaan ini memang terlihat seperti perpustakaan di film fiksi Harry Potter karya J.K. Rowling. Dengan banyaknya koleksi buku disini, tentu perpustakaan ini menyimpan banyak informasi.

Ruang utama dari perpustakaan tua Dublin diisi dengan 200.000 buku, yang merupakan koleksi tertua dari perpustakaan ini. Di ruangan ini juga terdapat deretan patung marmer filsuf dan penulis yang melegenda. Bisa dipastikan kalau pengunjung akan merasa nyaman di perpustakaan ini.

Ketika masuk ke ruang perpustakaan tua di Dublin ini, tentu Anda akan merasa seperti kembali ke zaman dulu. Perpustakaan ini memang terlihat seperti perpustakaan di film fiksi Harry Potter karya J.K. Rowling. Dengan banyaknya koleksi buku disini, tentu perpustakaan ini menyimpan banyak informasi.

Ruang utama dari perpustakaan tua Dublin diisi dengan 200.000 buku, yang merupakan koleksi tertua dari perpustakaan ini. Di ruangan ini juga terdapat deretan patung marmer filsuf dan penulis yang melegenda. Bisa dipastikan kalau pengunjung akan merasa nyaman di perpustakaan ini.

Ruangan satu ini terletak di New York Public Library. Perpustakaan ini terlihat seperti layaknya ruang kongres di Amerika.

Ruangan ini sangat cocok untuk traveler pecinta buku, arsitektur, sekaligus seni. Ruangan yang memiliki panjang seukuran dua kapling rumah ini memiliki lukisan dinding indah, hingga jendela lengkung raksasa. Selain sangat berseni, cahaya alami juga menyinari perpustakaan ini. Mungkin Anda juga bisa berjemur sambil membaca buku.

Ruangan satu ini terletak di New York Public Library. Perpustakaan ini terlihat seperti layaknya ruang kongres di Amerika.

Ruangan ini sangat cocok untuk traveler pecinta buku, arsitektur, sekaligus seni. Ruangan yang memiliki panjang seukuran dua kapling rumah ini memiliki lukisan dinding indah, hingga jendela lengkung raksasa. Selain sangat berseni, cahaya alami juga menyinari perpustakaan ini. Mungkin Anda juga bisa berjemur sambil membaca buku.

Shakespeare and Company telah menjadi tempat utama di Paris sejak tahun 1951. Toko buku yang mengambil nama Le Mistral dan berubah nama menjadi Shakespeare and Company ini, merupakan tempat berkumpulnya penggemar seni. Kegiatan seperti pembacaan puisi, kumpul penulis, sampai Sunday's Tea, rutin diadakan di sini.

Toko buku ini telah banyak menyambut beberapa penulis terkenal, seperti Henry Miller, Allen Ginsburg, hingga Ernest Hemingway. Hingga hari ini, perpustakaan ini masih menyambut banyak penggemar buku setiap harinya. Untuk spot membaca terbaik, Anda bisa duduk di bangku taman yang menghadap ke arah Notre Dame.

Shakespeare and Company telah menjadi tempat utama di Paris sejak tahun 1951. Toko buku yang mengambil nama Le Mistral dan berubah nama menjadi Shakespeare and Company ini, merupakan tempat berkumpulnya penggemar seni. Kegiatan seperti pembacaan puisi, kumpul penulis, sampai Sunday's Tea, rutin diadakan di sini.

Toko buku ini telah banyak menyambut beberapa penulis terkenal, seperti Henry Miller, Allen Ginsburg, hingga Ernest Hemingway. Hingga hari ini, perpustakaan ini masih menyambut banyak penggemar buku setiap harinya. Untuk spot membaca terbaik, Anda bisa duduk di bangku taman yang menghadap ke arah Notre Dame.

Perpustakaan yang satu ini terletak di Rijkmuseum, Amsterdam. Usai 10 tahun renovasi, perpustakaan yang awalnya merupakan tempat penelitian ini berubah menjadi ruang membaca bergaya abad ke-19. Tangga berputar yang menghubungkan lantai dasar hingga ke lantai teratas menjadi ciri khas perpustakaan ini.

Pengunjung diperbolehkan untuk melihat koleksi jurnal, hingga buku referensi yang ada. Tentunya sambil mengagumi struktur perpustakaan yang mengesankan.

Perpustakaan yang satu ini terletak di Rijkmuseum, Amsterdam. Usai 10 tahun renovasi, perpustakaan yang awalnya merupakan tempat penelitian ini berubah menjadi ruang membaca bergaya abad ke-19. Tangga berputar yang menghubungkan lantai dasar hingga ke lantai teratas menjadi ciri khas perpustakaan ini.

Pengunjung diperbolehkan untuk melihat koleksi jurnal, hingga buku referensi yang ada. Tentunya sambil mengagumi struktur perpustakaan yang mengesankan.

Ruang perpustakaan utama dari University of Oxford ini lebih dikenal mahasiswa Oxford dengan sebutan Bodley, atau Bod saja. Anda dapat mengulang kembali masa sekolah, hingga merasa layaknya mahasiswa terpelajar saat menelusuri setiap lekuk rak perpustakaan ini.

University of Oxford sendiri merupakan salah satu lima besar universitas di dunia. Rasanya tidak heran darimana asal prestasi tersebut, perpustakaan ini pasti sangat ambil peran dalam mencetak mahasiswa berprestasi!

Ruang perpustakaan utama dari University of Oxford ini lebih dikenal mahasiswa Oxford dengan sebutan Bodley, atau Bod saja. Anda dapat mengulang kembali masa sekolah, hingga merasa layaknya mahasiswa terpelajar saat menelusuri setiap lekuk rak perpustakaan ini.

University of Oxford sendiri merupakan salah satu lima besar universitas di dunia. Rasanya tidak heran darimana asal prestasi tersebut, perpustakaan ini pasti sangat ambil peran dalam mencetak mahasiswa berprestasi!

(sst/sst)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads