Dikutip dari CNN, Jumat (14/3/2014), cuma di Islandia pengunjung bisa naik lift masuk ke perut bumi. Untuk mencobanya, pengunjung perlu trekking dulu ke pintu masuk lift di pegunungan Blafjoll, sisi selatan Kota Reykjavik. Dari situ pengunjung bisa turun ke kawah Thrihnukagigur yang masih aktif.
Sebagai salah satu negara dengan sejumlah gunung berapi aktif di dunia, Islandia memiliki lebih dari 130 gunung api. Banyak diantara gunung tersebut aktif dan telah meletus selama ratusan tahun lalu. Salah satunya adalah Kawah Thrihnukagigur yang memiliki satu-satunya lift menuju perut bumi.
Berdasarkan legenda kuno, dahulu Islandia merupakan arena perang abadi para dewa. Lokasi pertarungan para dewa pun tidak tanggung-tanggung, bertempat di atas lahar. Dimana lahar merepresentasikan roh yang dilempar dari neraka, sedangkan gunungnya merupakan gerbang ke neraka.
Umumnya, sebuah gunung api tertutup untuk publik, terkecuali untuk Kawah Thrihnukagigur. Lahar di Thrihnukagigur sendiri telah terkuras, meninggalkan retakan dibawah permukaan Islandia.
Penjelajah gua bernama Dr Arni B Stefansson menemukan kawah lahar Thrihnukagigur pada tahun 1974. Dr. Arni sendiri telah memenangkan sejumlah penghargaan dibidangnya. Ia juga yang membuka kawah tersebut untuk pengunjung pada tahun 2012. Lift tersebut tercipta dari bekas fasilitas yang digunakan peneliti pada tahun 2010.
Pada bulan Mei, selama tiga tahun berturut-turut, Kawah Thrihnukagigur dibuka untuk pengunjung yang berani untuk masuk ke dalam perut bumi. Setelah trekking selama satu jam, pemandu guide akan memandu pengunjung ke dalam perut bumi setinggi lebih dari Patung Liberty, dengan menggunakan lift kabel.
Setelah semua penumpang berada di lift, pemandu akan menurunkan lift secara perlahan. Lift pun turun ke dalam perut bumi sedalam 120 meter. Hanya terdengar suara tetesan air, sedangkan langit terlihat layaknya sebuah titik cahaya.
Didalamnya, pengunjung harus melangkah dengan hati-hati untuk menikmati keindahan perut bumi Kawah Thrihnukagigur. Tembok di dalam perut bumi berkilau warna merah tua dan biru. Pengunjung hanya boleh melihat, tapi tidak diperbolehkan untuk mengambil batuan yang ada.
Jika sedang berada di Islandia dan tertarik untuk mencoba, dapat mencari informasi langsung di situs Inside the Volcano. Akan ada 5 kali tur setiap hari, dari 15 Mei hingga 30 September. Anak-anak diperbolehkan masuk, dengan usia minimum 12 tahun.
(aff/aff)










































