Waspada! 8 Makanan Berbahaya yang Bisa Dijumpai Turis (1)

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Waspada! 8 Makanan Berbahaya yang Bisa Dijumpai Turis (1)

- detikTravel
Selasa, 25 Mar 2014 16:29 WIB
Waspada! 8 Makanan Berbahaya yang Bisa Dijumpai Turis (1)
(Huffington Post)
Jakarta - Rasanya wisata kuliner jadi agenda wajib kebanyakan traveler saat jalan-jalan. Tapi hati-hati, jangan semua makanan disantap, karena ada 8 makanan yang malah membahayakan tubuh.

Dilongok dari Huffington Post, Selasa (25/3/2014) inilah 8 makanan berbahaya untuk turis (bagian pertama):

(Huffington Post)

1. Ackee

(Huffington Post)
Saat liburan ke Afrika Barat, khususnya Jamaika, turis bisa menemukan Ackee. Ini adalah buah khas sana yang bisa membahayakan kesehatan jika Anda salah dalam mengolah.

Sebelum disantap, Ackee ternyata harus dimasak hingga benar-benar matang. Jika menyantapnya mentah-mentah, Anda bisa mengalami muntah parah.

1. Ackee

(Huffington Post)
Saat liburan ke Afrika Barat, khususnya Jamaika, turis bisa menemukan Ackee. Ini adalah buah khas sana yang bisa membahayakan kesehatan jika Anda salah dalam mengolah.

Sebelum disantap, Ackee ternyata harus dimasak hingga benar-benar matang. Jika menyantapnya mentah-mentah, Anda bisa mengalami muntah parah.

2. Hakarl

(Huffington Post)
Orang di Greenland makan daging hiu, tapi pastikan menyantap yang telah difermentasi dan diolah dengan benar yang disebut Hakarl. Daging hiu di Greenland dikenal mengandung urea yang tinggi. Zat ini tentu berbahaya bagi kesehatan.

2. Hakarl

(Huffington Post)
Orang di Greenland makan daging hiu, tapi pastikan menyantap yang telah difermentasi dan diolah dengan benar yang disebut Hakarl. Daging hiu di Greenland dikenal mengandung urea yang tinggi. Zat ini tentu berbahaya bagi kesehatan.

3. Casu Marzu

(Huffington Post)
Ini adalah keju tradisional milik Sardinia. Sepintas keju ini tampak biasa saja. Namun tunggu sampai Anda membelah dan melihat bagian dalamnya. Ada banyak belatung bersarang di dalam Casu Marzu. Tak sedikit pula yang menggeliat. Jijik!

Saat ini, Casu Marzu dilarang dikonsumsi di beberapa negara Uni Eropa. Alasannya tentu karena keberadaan larva yang bisa berbahaya jika masuk ke dalam saluran pencernaan.

3. Casu Marzu

(Huffington Post)
Ini adalah keju tradisional milik Sardinia. Sepintas keju ini tampak biasa saja. Namun tunggu sampai Anda membelah dan melihat bagian dalamnya. Ada banyak belatung bersarang di dalam Casu Marzu. Tak sedikit pula yang menggeliat. Jijik!

Saat ini, Casu Marzu dilarang dikonsumsi di beberapa negara Uni Eropa. Alasannya tentu karena keberadaan larva yang bisa berbahaya jika masuk ke dalam saluran pencernaan.

4. Sannakji

(Huffington Post)
Sannakji atau bayi gurita mentah jadi kuliner yang umum turis jumpai saat berada di Korsel. Meski sudah terpotong-potong, tentakel gurita ini masih bergerak karena syaraf yang masih aktif dan tersebar di seluruh tubuh. Yang berbahaya, jika turis tidak mengunyah atau memotong dengan benar. Gerakan tentakelnya bisa sampai membuat Anda tersedak.

4. Sannakji

(Huffington Post)
Sannakji atau bayi gurita mentah jadi kuliner yang umum turis jumpai saat berada di Korsel. Meski sudah terpotong-potong, tentakel gurita ini masih bergerak karena syaraf yang masih aktif dan tersebar di seluruh tubuh. Yang berbahaya, jika turis tidak mengunyah atau memotong dengan benar. Gerakan tentakelnya bisa sampai membuat Anda tersedak.
Halaman 2 dari 10
Saat liburan ke Afrika Barat, khususnya Jamaika, turis bisa menemukan Ackee. Ini adalah buah khas sana yang bisa membahayakan kesehatan jika Anda salah dalam mengolah.

Sebelum disantap, Ackee ternyata harus dimasak hingga benar-benar matang. Jika menyantapnya mentah-mentah, Anda bisa mengalami muntah parah.

Saat liburan ke Afrika Barat, khususnya Jamaika, turis bisa menemukan Ackee. Ini adalah buah khas sana yang bisa membahayakan kesehatan jika Anda salah dalam mengolah.

Sebelum disantap, Ackee ternyata harus dimasak hingga benar-benar matang. Jika menyantapnya mentah-mentah, Anda bisa mengalami muntah parah.

Orang di Greenland makan daging hiu, tapi pastikan menyantap yang telah difermentasi dan diolah dengan benar yang disebut Hakarl. Daging hiu di Greenland dikenal mengandung urea yang tinggi. Zat ini tentu berbahaya bagi kesehatan.

Orang di Greenland makan daging hiu, tapi pastikan menyantap yang telah difermentasi dan diolah dengan benar yang disebut Hakarl. Daging hiu di Greenland dikenal mengandung urea yang tinggi. Zat ini tentu berbahaya bagi kesehatan.

Ini adalah keju tradisional milik Sardinia. Sepintas keju ini tampak biasa saja. Namun tunggu sampai Anda membelah dan melihat bagian dalamnya. Ada banyak belatung bersarang di dalam Casu Marzu. Tak sedikit pula yang menggeliat. Jijik!

Saat ini, Casu Marzu dilarang dikonsumsi di beberapa negara Uni Eropa. Alasannya tentu karena keberadaan larva yang bisa berbahaya jika masuk ke dalam saluran pencernaan.

Ini adalah keju tradisional milik Sardinia. Sepintas keju ini tampak biasa saja. Namun tunggu sampai Anda membelah dan melihat bagian dalamnya. Ada banyak belatung bersarang di dalam Casu Marzu. Tak sedikit pula yang menggeliat. Jijik!

Saat ini, Casu Marzu dilarang dikonsumsi di beberapa negara Uni Eropa. Alasannya tentu karena keberadaan larva yang bisa berbahaya jika masuk ke dalam saluran pencernaan.

Sannakji atau bayi gurita mentah jadi kuliner yang umum turis jumpai saat berada di Korsel. Meski sudah terpotong-potong, tentakel gurita ini masih bergerak karena syaraf yang masih aktif dan tersebar di seluruh tubuh. Yang berbahaya, jika turis tidak mengunyah atau memotong dengan benar. Gerakan tentakelnya bisa sampai membuat Anda tersedak.

Sannakji atau bayi gurita mentah jadi kuliner yang umum turis jumpai saat berada di Korsel. Meski sudah terpotong-potong, tentakel gurita ini masih bergerak karena syaraf yang masih aktif dan tersebar di seluruh tubuh. Yang berbahaya, jika turis tidak mengunyah atau memotong dengan benar. Gerakan tentakelnya bisa sampai membuat Anda tersedak.

(ptr/fay)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads