Panjang membentang 6.853 km, sungai ini mengaliri 11 negara, di antaranya Tanzania, Uganda, Rwanda, Burundi, Kenya, Sudan dan Mesir. Destinasi yang paling terkenal memang ada di Mesir. Rasanya, tidak mungkin tidak mendatangi Sungai Nil saat melancong ke negeri kelahiran Firaun.
Banyak wisatawan yang sudah puas hanya dengan melihat dari tepian sungai, ada juga yang menikmati dari tengah jembatan. Namun, banyak sekali kegiatan yang bisa dilakukan di Sungai Nil.
Seperti ditengok dari situs pariwisata Mesir, Kamis (24/4/2014) ada beberapa paket pesiar Sungai Nil, mulai dari yang sehari hingga seminggu. Tujuannya pun berbeda-beda, seperti dari Aswan ke Luxor, atau paket wisata Firaun di Sungai Nil, tergantung pilihan Anda.
Sungai Nil yang mengalir di Mesir memang melewati situs-situs kuno dan penting di sana. Beberapa di antaranya adalah Kom Ombo atau Abu Simbel. Tak lupa juga melewati objek wisata alam yang memukau seperti yang ada di Lembah Nil. Di mana pengunjung bisa menikmati pemandangan bukit pasir dari atas sungai.
Sungai ini punya dua anak sungai yang terbesar yaitu Nil Putih dan Nil Biru. Nil Putih mengalir ke Afrika Tengah, dengan jarak terjauh berawal dari Rwanda atau Burundi. Aliran ini juga melewati Tanzania, Danau Victoria, Uganda dan Sudan Selatan. Sedangkan Nil Biru memulai aliran di Danau Tana, Ethiopia dan bertemu dengan Nil Putih di Sudan.
Bagian utara sungai mengalir paling banyak ke daerah padang pasir, mulai dari Sudan sampai Mesir. Di mana, hampir seluruh masyarakatnya bergantung kehidupan pada sungai ini. Di bagian Mesir, kebanyakan kehidupan terlihat ramai dan padat di kawasan lembah kawasan utara Aswan. Sungai ini berakhir di delta yang mengarah ke Laut Mediterania.
(shf/shf)












































Komentar Terbanyak
Koster: Wisatawan Domestik ke Bali Turun gegara Penerbangan Sedikit
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Akui Jumlah Wisatawan Domestik ke Bali Turun di Libur Nataru