Tak Mau Kalah dari Indonesia, Taiwan Punya Farm Resort

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Laporan dari Taiwan

Tak Mau Kalah dari Indonesia, Taiwan Punya Farm Resort

- detikTravel
Rabu, 14 Mei 2014 13:49 WIB
Tak Mau Kalah dari Indonesia, Taiwan Punya Farm Resort
Kawasan agrowisata di Yilan (Afif/detikTravel)
Yilan - Ada banyak destinasi agrowisata di Indonesia, terutama di Pulau Jawa. Tapi, Taiwan tak mau kalah. Dengan konsep farm resort, inilah agrowisata ala Taiwan yang mewah, natural dan penuh edukasi. Penasaran?

Agrowisata merupakan kegiatan wisata berbasis pertanian atau berkebun, seperti menanam tumbuhan dan memetik buah. Agrowisata jadi alternatif liburan seru yang bisa dilakukan keluarga. Apalagi, banyak destinasi seperti Lembang, Malang, Yogya hingga Bali yang menawarkan agrowisata untuk turis. Serupa dengan hal tersebut, Taiwan pun punya agrowisata dengan konsep farm resort.

"Farm resort adalah kegiatan wisata yang baru booming di Taiwan. Jadi, turis bisa liburan sambil memetik buah, menanam padi, dan melihat bunga-bunga cantik. Lokasinya di pegunungan dan jauh dari kota," ujar divisi marketing dari Taiwan Leisure Farms Development Association, Leo kepada rombongan wartawan di Shangrila Leisure Farm, Yilan, Taiwan, Rabu (14/5/2014).

Farm resort sebenarnya mulai dikembangkan sejak 15 tahun silam. Kala itu, para pelaku industri wisata di Taiwan melihat kegiatan agrowisata bisa menjadi salah satu alternatif untuk turis. Lagipula, ada banyak kawasan pertanian dan perkebunan yang tersebar di berbagai wilayah di Taiwan. Sekaligus, untuk meningkatkan taraf hidup para petani di sana.

"Kami ingin mengenalkan kepada turis tentang agrowisata di Taiwan. Intinya farm resort yang ada di Taiwan itu sehat, menyenangkan dan simple," kata Leo.

Menurut Leo, ada 40 farm resort di Taiwan yang sudah memenuhi standar. Penginapan dan fasilitasnya seperti hotel berbintang, lalu di tiap resor memiliki lahan yang luas untuk agrowisata dengan segudang aktivitas.

"Tahun 2013 saja, kunjungan turis yang datang ke berbagai farm resort ke Taiwan sekitar 267.000. Kebanyakan datang dari Malaysia, Singapura, dan Jepang. Kami kini mengincar turis dari Indonesia," ujar Leo.

Usut punya usut, Taiwan belajar tentang agrowisata kepada Jepang. Mereka melihat bagaimana masyarakat Jepang mengemas agrowisata agar mendatangkan banyak turis.

"10 Tahun lalu, kami ke Jepang untuk melihat agrowisata di sana. Sekarang, turis Jepang yang mulai ramai datang ke Taiwan untuk berwisata ke farm resort. Kalau Indonesia, kami tahu ada banyak pegunungan dan agrowisata di sana, tapi Taiwan juga tak kalah menarik," tandas Leo tak mau kalah.

(sst/sst)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads