Seperti pantauan detikTravel ketika berada di Sapporo, Hokkaido, Jepang beberapa waktu lalu. Hampir beberapa ruas jalan di daerah Susukino ditutup untuk digunakan sebagai tempat pertunjukan tari.
Acara itu sangat menarik masyarakat sekitar, meski diadakan di malam hari setiap jam 19.00 hingga 21.00 waktu setempat. Masyarakat yang berada di wilayah Hokkaido berkumpul menjadi satu.
Mereka begitu antusias menyaksikan festival Yasakoi Matsuri. Tim penari yang sedang beraksi menjadi sasaran empuk para mata kamera yang diarahkan oleh masyarakat atau penonton.
Berbagai macam gerakan dipadukan dengan irama gendang membuat riuh suasana disekitar.
Bahkan setiap tim yang tampil ada pendukungnya sendiri-sendiri yang memberikan motivasi. Mereka bersorak riang gembira ketika memberikan dukungan.
"Yang nari itu biasanya per komunitas atau kelompok, mereka juga punya pendukung masing-masing. Mereka ikut acara ini tidak bayar, tapi mendapatkan hadiah berupa medali dan lain sebagainya seperti lomba-lomba menari," ujar Deden Tohir salah seorang tour guide yang menemani detikTravel di Jepang.
Sewaktu detikTravel berada di Jepang, festival itu sudah berlangsung selama 2 hari dan di hari ketiga semuanya berkumpul menggunakan pakaian-pakaian tradisional Jepang.
Bahkan setelah acara dimulai, masing-masing tim yang memiliki pendukung diam di satu tempat dan melakukan aksi foto bersama serta melakukan canda tawa.
(shf/shf)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Agar Turis Betah, Pemerintah Malaysia Minta Warga Lebih Ramah