Kincir Angin Tertua di Dunia Ternyata Bukan di Belanda

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Kincir Angin Tertua di Dunia Ternyata Bukan di Belanda

- detikTravel
Selasa, 15 Jul 2014 16:10 WIB
Kincir Angin Tertua di Dunia Ternyata Bukan di Belanda
Ini dia kincir angin tertua (Youtube)
Nashtifan - Kincir angin biasanya identik dengan Belanda. Tapi siapa sangka, kincir angin tertua ternyata bukan berasal dari Negeri Tulip tersebut, melainkan dari Iran.

Adalah Nashtifan, sebuah kota di Provinsi Khorasan Razavi, Iran yang pertama kali memanfaatkan angin sebagai sumber energi. Dari Youtube, Selasa (15/7/2014), penduduk di sana telah membuat kincir angin sejak abad 7 Masehi.

Kerennya, sampai saat ini kincir angin terus dipakai. Biasanya, penduduk sekitar memanfaatkannya untuk menggiling biji-bijian dan mengolah tepung. Bukan cuma itu, kincir ini juga digunakan untuk memompa air dari sungai dan sumur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun jangan kira kincir ini memiliki rupa seperti kincir di Belanda. Kincir di Iran berbentuk vertikal ke atas dan sangat tinggi. Tiap kincir memiliki tinggi 15-20 meter.

Uniknya, kincir ini terbuat dari tanah liat, jerami dan kayu. Masih sangat tradisional. Masing-masing kincir terdiri dari 8 kincir putar dengan masing-masing kincir terdiri dari 6 bilah vertikal. Dari putaran angin inilah, kincir dihubungkan dengan penggilangan atau sumur.

Usut boleh usut, Nashtifan ternyata kota yang rutin dilalui angin kencang. Bahkan kecepatannya hingga 120 km/jam. Karena itulah, penduduk lokal membuat kincir sebagai sumber energi.

(ptr/fay)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads