Disusun detikTravel dari berbagai sumber, Kamis (21/8/2014) berikut 9 destinasi wisata kelam terkenal di dunia bagian 1:
1. Kigali Genocide Memorial Centre, Rwanda
|
(Reuters)
|
Perang saudara itu melibatkan dua etnis, yakni Tutsi dan Hutu. Ketika itu, kolonial Belgia di Rwanda menganakemaskan orang-orang Tutsi dan memberikan kehidupan yang lebih baik. Sementara orang-orang Hutu yang mayoritas di sana, merasa tersingkirkan. Kemudian, pecahlah perang saudara antar dua etnis tersebut.
Etnis Hutu membabi buta menyerang etnis Tutsi, mereka menjarah dan membunuh semuanya baik pria, wanita dan anak-anak. Sebaliknya, etnis Tutsi juga melakukan perlawanan untuk membela diri. Tercatat, perang saudara selama 4 tahun ini menelan sekitar 1 juta korban jiwa!
Dari beberapa tempat peringatan perang saudara yang memilukan itu, Kigali Genocide Memorial Centre adalah salah satu yang terkenal dan paling sering dikunjungi turis. Di sini turis bisa melihat video dokumenter, foto-foto peperangan, arsip dokumen dan tengkorak serta tulang belulang korban yang meninggal.
2. Hiroshima Peace Memorial Park, Hiroshima
|
(Reuters)
|
Hiroshima Peace Memorial Park adalah tempat dijatuhkannya bom atom tersebut. Di sana terdapat museum yang mana traveler bisa melihat nama-nama warga Jepang yang meninggal, foto-foto setelah pengeboman seperti mayat dimana-mana dan bangunan-bangunan hancur berkeping-keping, kisah-kisah korban yang selamat dari ledakan bom dan benda-benda peninggalan para korban yang meninggal dunia.
Ada A-Bomb Dome, bangunan yang masih berdiri walau terkena bom dan banyak temboknya yang roboh. Di sana juga ada monumen yang menggambarkan seorang anak bernama Sasaki Sadako. Dia terlihat membopong origami, lipatan kertas berbentuk burung bangau.
Sasaki terkena penyakit leukimia pada umur dua tahun akibat radiasi bom atom. Dia lalu meninggal dunia saat berusia 12 tahun, yang mana selama hidupnya dia habiskan dengan membuat origami. Sebelum meninggal, dia bermimpi untuk membuat 1.000 origami. Tapi sayang, itu tidak terwujud.
Masih banyak kisah-kisah para korban bom atom yang menyayat hati. Para turis dan masyarakat Jepang yang datang ke sana, selalu meluangkan waktu untuk mendoakan para korban dan juga berdoa agar peristiwa seperti Hiroshima tidak terjadi lagi di Bumi.
3. Auschwitz, Polandia
|
(Florence Tuhumury/d'Traveler)
|
Barak-barak para tahanan masih terjaga keasliannya. Barak 10 dan 11 adalah barak yang paling mengerikan dan tak dibuka untuk umum. Di sinilah para tentara Nazi melakukan percobaan 'gila', seperti menyatukan anak kembar menjadi kembar siam dan tawanan wanita diperkosa membabi buta oleh para tentara Nazi.
Di ruang bawah tanah, ada kamar gas sebagai tempat melenyapkan nyawa para tahanan. Mereka digunduli dan ditelanjangi terlebih dulu sebelum masuk ke sana, lalu gas beracun akan dialirkan dan maut pun menjemput mereka. Traveler bisa masuk ke dalam kamar gasnya dan membayangkan betapa biadabnya tentara Nazi.
Beberapa kisah lainnya di Auschwitz yakni, para tahanan diperlakukan kerja paksa sebagai buruh. Menolak kerja atau sakit-sakitan artinya sama saja dengan mati. Hal itu tergambar dari slogan di pintu masuk kampnya, "Arbeit macht frei" yang artinya "Kerja (akan) membuat (engkau) merdeka". Sungguh kejam!
Tercatat, sekitar 1 juta lebih tahanan meninggal di Auschwitz. Tempat ini bagaikan neraka yang dibuat oleh setan, tempat manusia tak bersalah dibunuh, dilecehkan dan diperlakukan dengan tidak manusiawi.
4. Dachau Concentration Camp Memorial, Jerman
|
(Reuters)
|
Kamp Dachau pun digambarkan sebagai neraka. Selama 12 tahun berdiri, Kamp Dachau sudah memenjarakan 200.000 orang baik tahanan politik atau ras Yahudi dan 40 ribu lebih tahanan tewas di sana.
Berbagai siksaan keji harus dirasakan para tahanan, dari dibiarkan mati kelaparan sampai tewas di dalam kamar gas beracun. Di sana jugalah para tahanan harus bekerja paksa demi kepentingan Nazi.
5. Cambodia Landmine Museum, Kamboja
|
(Youtube)
|
Khamer Merah saat itu menguasai Kamboja dan membunuh semua orang yang punya pandangan politik berbeda. Termasuk mereka dari kalangan intelektual seperti dokter sampai pengacara, sampai-sampai orang-orang yang mendukung AS. Ratusan ribu nyawa melayang kala itu.
Di museum ranjau darat inilah, traveler bisa mnelihat sisa-sisa perang yang digunakan pada masa itu. Pendirinya adalah Aki Ra, mantan prajurit Khmer Merah yang membelot pemerintah Kamboja dan berujung memerangi Khmer Merah. Dia membersihkan ranjau darat, bom dan rudal lalu dikumpulkan di rumahnya dan dijadikan museum pada tahun 2007.
Di salah satu sudut rumahnya terdapat satu ruangan kaca besar yang berisikan penuh ranjau darat yang menumpuk. Di sana juga ada pemandu dan dokumenter kisah yang menggambarkan kekejaman Khmer Merah. Anda mungkin hanya bisa geleng-geleng kepala dan sulit membayangkan betapa kelamnya sejarah dari Kamboja ini.
Halaman 2 dari 6












































Komentar Terbanyak
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Terungkap! Penyebab Kapal Dewi Anjani Tenggelam: Semua ABK Ketiduran