Hong Kong -
Bicara soal bandara terbaik, yang terlintas di benak traveler pasti Changi di Singapura atau Incheon di Seoul. Namun rupanya, ada 8 bandara lain yang bangunannya tak kalah cantik. Jangan lupa berfoto kalau tiba di sini!
Mengutip BBC, Selasa (9/9/2014), berikut 8 bandara dengan bangunan tercantik di dunia (bagian pertama):
1. Chek Lap Kok Airport, Hong Kong
(BBC)
|
Bandara super besar, lapang, dan elegan ini pertama dibuat saat Hong Kong lepas dari Republik Rakyat Tiongkok pada 1997. Namun bandara ini baru diresmikan 1 tahun setelahnya.
Ciri khas Chek Lap Kok terlihat jelas dari material baja ringan dan atap kaca yang mendominasi. Papan petunjuk untuk traveler pun terpampang di banyak tempat, turis tak mungkin tersesat.
2. Giovanni Nicelli Airport, Italia
(BBC)
|
Venesia memang terkenal oleh kanalnya, namun pernahkah membayangkan seperti apa bandara di Venesia? Inilah Giovanni Nicelli Airport, salah satu bandara kecil dengan bangunan cantik di Eropa.
Menuju ke sini, traveler bisa naik 'water taxi' alias perahu dari St Mark's Square. Sejak dibuka tahun 1935, desain bandaranya tak pernah berubah. Bandara ini terletak di antara laguna indah, gereja abad pertengahan, dan beberapa bangunan bersejarah di Venesia.
3. Barra Airport, Skotlandia
(BBC)
|
Penerbangan dari dan menuju Barra, pulau mungil di Skotlandia, selalu bergantung cuaca dan arus ombak. Ini karena pesawat yang mendarat di Pulau Barra adalah jenis amphibi.
Namun berkunjung ke Pulau Barra pasti membawa pengalaman yang tak terlupakan. Perjalanan dari daratan Skotlandia menuju Barra dipenuhi pemandangan cantik, dan landasan air di Barra pun sangat unik. Bangunan bandaranya memang kecil, namun berpadu apik dengan latar pemandangan bak magis.
4. Terminal 1 Kansai International Airport, Jepang
(BBC)
|
Terminal 1 di Kansai International Airport, Osaka, Jepang, memanjang 1,7 km di Osaka Bay. Terminal ini dibuka pada 1995, merupakan salah satu proyek ambisius pemerintah Jepang. Namun kini, terminal tersebut punya salah satu desain arsitektur paling cantik di dunia.
Terminal ini didesain oleh Renzo Piano Building Workshop yang berkantor di Paris dan New York. Tak hanya indah, bangunan ini juga didesain tahan gempa dan badai.
Bandara super besar, lapang, dan elegan ini pertama dibuat saat Hong Kong lepas dari Republik Rakyat Tiongkok pada 1997. Namun bandara ini baru diresmikan 1 tahun setelahnya.
Ciri khas Chek Lap Kok terlihat jelas dari material baja ringan dan atap kaca yang mendominasi. Papan petunjuk untuk traveler pun terpampang di banyak tempat, turis tak mungkin tersesat.
Venesia memang terkenal oleh kanalnya, namun pernahkah membayangkan seperti apa bandara di Venesia? Inilah Giovanni Nicelli Airport, salah satu bandara kecil dengan bangunan cantik di Eropa.
Menuju ke sini, traveler bisa naik 'water taxi' alias perahu dari St Mark's Square. Sejak dibuka tahun 1935, desain bandaranya tak pernah berubah. Bandara ini terletak di antara laguna indah, gereja abad pertengahan, dan beberapa bangunan bersejarah di Venesia.
Penerbangan dari dan menuju Barra, pulau mungil di Skotlandia, selalu bergantung cuaca dan arus ombak. Ini karena pesawat yang mendarat di Pulau Barra adalah jenis amphibi.
Namun berkunjung ke Pulau Barra pasti membawa pengalaman yang tak terlupakan. Perjalanan dari daratan Skotlandia menuju Barra dipenuhi pemandangan cantik, dan landasan air di Barra pun sangat unik. Bangunan bandaranya memang kecil, namun berpadu apik dengan latar pemandangan bak magis.
Terminal 1 di Kansai International Airport, Osaka, Jepang, memanjang 1,7 km di Osaka Bay. Terminal ini dibuka pada 1995, merupakan salah satu proyek ambisius pemerintah Jepang. Namun kini, terminal tersebut punya salah satu desain arsitektur paling cantik di dunia.
Terminal ini didesain oleh Renzo Piano Building Workshop yang berkantor di Paris dan New York. Tak hanya indah, bangunan ini juga didesain tahan gempa dan badai.
(sst/sst)
Komentar Terbanyak
Koster: Wisatawan Domestik ke Bali Turun gegara Penerbangan Sedikit
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Akui Jumlah Wisatawan Domestik ke Bali Turun di Libur Nataru