New York terkenal dengan kemegahan gedung-gedung pencakar langitnya. Apalagi Central Park, taman kota yang sangat luas di tengah kota dan bikin turis ingin berlama-lama menghirup udara segar. Tapi kalau punya nyali, coba datangi Museum Anatomi di 424 Third Ave.
Dilongok dari situs BBC Travel, Selasa (16/9/2014) Museum Anatomi didirikan oleh Joanna Ebenstein pada tahun 2007 silam yang tertarik dengan aneka pengobatan medis secara tradisional dan prakter-prakter kedokteran dari tiap negara di dunia. Lantas, dia memiliki koleksi 2 ribu lebih buku yang membahas hal-hal tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain buku, koleksi-koleksi lainnya di dalam Museum Anatomi bakal membuat bulu kuduk bergidik. Ada topeng kematian yang digunakan pada abad ke-19 untuk melihat bagaimana kehidupan sang jenazah setelah meninggal. Belum lagi aneka hewan yang diawetkan yang dipercaya sebagai ramuan obat-obat tradisional.
Lalu, ada foto-foto dan sejarah lengkap mengenai peringatan Hari kematian di Meksiko dan beberapa negara lainnya di kawasan Amerika Latin. Saat hari peringatan itu, merea membongkar kuburan dan membersihkan tulang-belulang. Hiii...
Di berbagai sudut museumnya pun terdapat aneka anatomi manusia yang terbuat dari lilin. Ada bagian isi kepala, badan, potongan-potongan tubuh manusia dan lainnya. Walah hanya lilin, tapi cukup menyeramkan.
Museum Anatomi di New York ini buka dari hari Rabu sampai Senin, dengan tiket masuk USD 10 atau sekitar Rp 119 ribu. Sebenanrnya ada banyak Museum Anatomi lainnya di AS. Kalau di New York, ya museum yang satu ini.
(aff/aff)












































Komentar Terbanyak
Jokowi Klaim Tak Tahu Ada Ritual Injak Kepala Kerbau, PDIP Tidak Percaya
Provinsi Jawa Barat Mau Ganti Nama Jadi Sunda, Budayawan Cirebon Tanya Urgensinya Apa?
Kasihan! Tapir yang Viral di Lampung Disembelih Warga, Dimasak Jadi Rica-rica