Kurang dari pukul 6.00 waktu setempat, suasana sekitar Kuil Phouxaya sudah hiruk pikuk. Para biksu muda bersiap untuk keliling menerima makanan dari masyarakat sekitar.
Pukul 6.00 tepat, lonceng berbunyi selama beberapa kali. Para biksu pun menyebar secara berkelompok. Tak lama, kuil sepi tanpa manusia, hanya ditemani suara kicauan burung nan merdu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kuil Phouxaya adalah kuil paling besar yang ada di Muang Xai. Tidak hanya menjadi tempat upacara keagamaan, komplek kuil ini juga menjadi tempat tinggal para calon biksu yang bersekolah di seberang kuil.
Di sinilah biasanya masyarakat berkumpul. Baik untuk melaksanakan upacara keagamaan, juga untuk beribadah sehari-hari. Seakan tak ada sepinya, selalu ada warga atau pengunjung yang datang ke sini.
Waktu paling tepat menikmati keindahan dan ketenangan kuil adalah saat pagi hari. Karena letaknya yang berada di bukit, pemandangan yang terlihat juga otomatis indah. Perumahan di bawah, dengan latar belakang pegunungan dan lembah hijau menyempurnakan pagi Anda.
(sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Aturan Bagasi Gratis Garuda Indonesia Berubah Mulai 1 September 2026
Viral Turis Lokal Diusir dari Pantai Bali, Pemilik Warung Klarifikasi
Curhatan Wisatawan Situ Bagendit: Tempatnya Nyaman, tapi Apa-apa Bayar