Wonosobo -
Observatorium bukanlah satu-satunya tempat untuk stargazing, alias melihat gugusan bintang di angkasa. Setidaknya ada 8 negara terbaik untuk stargazing, Indonesia adalah salah satunya. Di mana saja?
Jika gugusan bintang terlihat sangat jelas, kemungkinan besar tempat yang Anda datangi punya udara yang bersih dan minim polusi. Lupakan Jakarta atau kota-kota besar lain di Indonesia. Negeri kita punya beberapa lokasi terbaik untuk stargazing.
Selain Indonesia, ada pula 7 negara lain yang jadi destinasi pas untuk stargazing. Dihimpun detikTravel dari berbagai sumber, Senin (20/10/2014), berikut daftarnya bagian pertama:
1. Indonesia
(Julius Bernhard/dTraveler)
|
Negeri kita tercinta punya banyak lokasi pas untuk stargazing. Dataran tinggi seperti Dieng, Bromo, dan puncak-puncak gunung menjadi favorit. Semeru, Rinjani, juga Gunung Gede dan Pangrango.
Selain itu, pemandangan gugusan bintang juga bisa jelas terlihat di dataran rendah. Segara Anakan di Pulau Sempu misalnya, menjadi salah satu lokasi stargazing yang pas. Jika cuaca cerah, 'Milky Way' akan jelas tertangkap kamera.
Selain lanskap-lanskap alam tersebut, jangan lupakan Observatorium Bosscha di Lembang, Bandung.
2. Amerika Serikat
(aloha-hawaii.com)
|
Siapa sangka, Negeri Paman Sam punya beberapa lokasi favorit untuk stargazing. Hawaii adalah salah satunya, karena berada di tengah Samudera Pasifik yang sangat minim polusi. Tempat untuk memotret gugusan bintang adalah puncak gunung berapi Mauna Kea, yang memang sering didaki wisatawan.
Tempat lain utnuk stargazing adalah Kitt Peak National Observatory di Sonoran Desert. Berada di tengah gurun pasir, hampir tak ada polusi udara sehingga langit malam pun tampak sangat jelas.
3. Australia
(ayersrockresort.com.au)
|
Tak perlu jauh-jauh ke pedalaman Australia jika ingin melihat langit malam bertabur bintang. Anda bisa mengunjungi Sydney Observatory yang terletak dekat Sydney Harbor.
Jika ingin melihat panorama langit secara lebih jelas, berkendaralah 3 jam dari Kota Sydney menuju Astronomical Society of New South Wales. Tempat lain yang juga favorit turis, tentu saja Uluru (Ayers Rock) yang berada tepat di tengah Negeri Kanguru tersebut.
4. Afrika Selatan
(southafrica.net)
|
Afrika adalah benua dengan minim populasi, sehingga minim pula polusinya. Traveler bisa mengunjungi Afrika Selatan, tepatnya di Kruger National Park untuk melihat langit bertabur bintang yang sangat indah.
Kruger National Park memang terkenal sebagai salah satu lokasi safari. Namun selain melihat langsung hewan liar, traveler juga bisa ikut tur astronomi. Salah satu destinasinya adalah South African Astronomical Observatory di Cape Town dan Sutherland.
Negeri kita tercinta punya banyak lokasi pas untuk stargazing. Dataran tinggi seperti Dieng, Bromo, dan puncak-puncak gunung menjadi favorit. Semeru, Rinjani, juga Gunung Gede dan Pangrango.
Selain itu, pemandangan gugusan bintang juga bisa jelas terlihat di dataran rendah. Segara Anakan di Pulau Sempu misalnya, menjadi salah satu lokasi stargazing yang pas. Jika cuaca cerah, 'Milky Way' akan jelas tertangkap kamera.
Selain lanskap-lanskap alam tersebut, jangan lupakan Observatorium Bosscha di Lembang, Bandung.
Siapa sangka, Negeri Paman Sam punya beberapa lokasi favorit untuk stargazing. Hawaii adalah salah satunya, karena berada di tengah Samudera Pasifik yang sangat minim polusi. Tempat untuk memotret gugusan bintang adalah puncak gunung berapi Mauna Kea, yang memang sering didaki wisatawan.
Tempat lain utnuk stargazing adalah Kitt Peak National Observatory di Sonoran Desert. Berada di tengah gurun pasir, hampir tak ada polusi udara sehingga langit malam pun tampak sangat jelas.
Tak perlu jauh-jauh ke pedalaman Australia jika ingin melihat langit malam bertabur bintang. Anda bisa mengunjungi Sydney Observatory yang terletak dekat Sydney Harbor.
Jika ingin melihat panorama langit secara lebih jelas, berkendaralah 3 jam dari Kota Sydney menuju Astronomical Society of New South Wales. Tempat lain yang juga favorit turis, tentu saja Uluru (Ayers Rock) yang berada tepat di tengah Negeri Kanguru tersebut.
Afrika adalah benua dengan minim populasi, sehingga minim pula polusinya. Traveler bisa mengunjungi Afrika Selatan, tepatnya di Kruger National Park untuk melihat langit bertabur bintang yang sangat indah.
Kruger National Park memang terkenal sebagai salah satu lokasi safari. Namun selain melihat langsung hewan liar, traveler juga bisa ikut tur astronomi. Salah satu destinasinya adalah South African Astronomical Observatory di Cape Town dan Sutherland.
(sst/sst)
Komentar Terbanyak
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Nyeleneh! Jemaah Zikir di Candi Prambanan: Mau Lepaskan Kutukan Roro Jonggrang