Dotombori adalah kawasan paling ramai di Osaka. Ribuan warga lokal dan wisatawan tumplek blek untuk nongkrong, makan, belanja dan menikmati suasana. detikTravel dan tim Dream Destination Japan juga nongkrong seru di kawasan ini.
Apa saja yang asyik dilakukan di sana? Berikut ulasannya:
1. Blusukan di Dotombori
|
(Fitraya/detikTravel)
|
Dari Stasiun Namba sampai ke Dotombori, jalanannya sudah diberi kanopi jadi tidak hujan atau kepanasan. Kanan kiri kawasan pedestriannya sudah dipenuhi dengan aneka toko-toko baju, fashion, aksesoris, gadget, camilan, makanan wah komplit deh.
Blusukan ini akan membawa kita ke perempatan utama di Dotombori yang ditandai dengan warung kuliner yang punya patung kepiting raksasa. Dari situ kita bisa blusukan ke 4 arah yang berbeda, ke kanan dan kiri adalah jalan utama Dotombori, lurus ke Shinsaibashi dan Amerika Mura, kawasan belanja lainnya atau balik kanan ke Stasiun Namba.
2. Belanja
|
(Fitraya/detikTravel)
|
Untuk yang doyan gadget, banyak juga toko gadget dan elektronik. Ada juga aneka toko aksesoris pelengkapnya yang bikin kita betah melihat-lihat.
Untuk yang mau belanja makanan, wah bisa puas banget deh di sini. Aneka makanan Jepang dan barat disertai minuman siap memuaskan haus dan lapar setelah berbelanja.
3. Foto di Glico Man
|
(Fitraya/detikTravel)
|
Jadi, selain di patung kepiting raksasa, turis paling suka berfoto di depan billboard Glico Man baik siang maupun malam hari. Serunya lagi, terkadang Glico Man ini berganti-ganti tema juga.
Saat detikTravel berada di sana, Glico Man-nya adalah perempuan dan bukan animasi lampu melainkan poster super besar. Tampak para wisatawan berfoto di sana.
4. Jajan takoyaki dan okonomiyaki
|
(Fitraya/detikTravel)
|
Bagi wisatawan, wajib hukumnya berwisata kuliner takoyaki dan okonomiyaki di Dotombori. Jangan beli ramen, udon atau bento, karena itu bisa dicari di tempat lain. Kurang spesial rasanya.
Untuk takoyaki, gampang mencarinya. Lihat saja gambar atau patung gurita, karena kue takoyaki ini memang memakai daging gurita yang lezat. Nah untuk okonomiyaki memang tidak ada tanda khusus selain mencari gambar okonomiyaki yang seperti fu yung hai-nya Jepang, mencari tulisan latin, atau bertanya pada orang sekitar yang mana gerai kuliner yang menjual okonomiyaki.
Halaman 2 dari 5
