Butchart Gardens di Victoria, Kanada memiliki banyak area taman. Taman di Vancouver Island ini memang jadi salah satu primadona di sana. Tak heran jika banyak wisatawan yang menyempatkan diri berkeliling taman.
Dari situs resminya yang dilihat pada Rabu (10/12/2014), taman ini dibangun sudah lebih 100 tahun lalu oleh Jennie Butchart. Dahulu, kawasan seluas 22 hektar ini adalah area tambang yang sudah terbengkalai dan tak terurus. Kini sudah menjadi objek wisata yang tak boleh terlewatkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu yang tercantik adalah Rose Garden. Mayoritas bunga yang hidup di sini adalah mawar. Namun warna dari bunga-bunga ini sungguhan cantik. Di taman ini juga terdapat sumur harapan. Di mana pengunjung bisa melemparkan koin ke dalam dan menyebutkan harapannya.
Jika bicara unik, Concert Lawn Walk jadi taman yang tepat. Bukan saja pohon bunga, tapi ada juga patung kayu yang biasa disebut totem berdiri dengan uniknya di sekeliling taman. Bahkan, ada juga komidi putar yang bisa dinaiki siapapun, bukan anak kecil saja!
Beda lagi dengan Japanese Garden yang bisa membawa wisatawan seperti sedang berada di Negara Matahari Terbit. Pohon maple Jepang dan sakuranya yang khas bisa ditemui di sini. Saat musim panas, pengunjung bisa naik perahu menyusuri taman ini dengan cara yang berbeda.
Sebelumnya, pengusaha Tahir selaku pemilik Tahir Foundation berkeinginan menyulap Monas menjadi seperti taman bunga di Victoria, Kanada. Gubernur DKI Jakarta Ahok menyambut baik ide Tahir. Walau gayung bersambut, Ahok masih tak bisa memastikan kapan taman itu terbangun karena menunggu rancang gambar dari pihak Tahir Foundation.
Meski mungkin tak akan seluas Butchart Gardens, namun rencana pembuatan taman di Monas sudah jadi kabar baik. Bisakah rencana memperindah Monas ini sungguh-sungguh diwujudkan? Kita tunggu saja!
(shf/fay)












































Komentar Terbanyak
Koster: Wisatawan Domestik ke Bali Turun gegara Penerbangan Sedikit
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Akui Jumlah Wisatawan Domestik ke Bali Turun di Libur Nataru