5 Tempat yang Terkenal Gara-gara Mirip Penis
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

5 Tempat yang Terkenal Gara-gara Mirip Penis

- detikTravel
Selasa, 13 Jan 2015 12:50 WIB
5 Tempat yang Terkenal Gara-gara Mirip Penis
Amsterdam - Kebanyakan orang jalan-jalan untuk melihat panorama cantik, baik lanskap alam atau gedung pencakar langit. Di 5 tempat berikut ini, justru bukan itu yang dilihat. Tempat-tempatnya terkenal karena ada bangunan, taman atau batu yang mirip penis.

Disusun detikTravel, Selasa (13/1/2015) berikut 5 tempat di dunia yang terkenal gara-gara mirip penis:

1. Kota Ypsilanti di AS dengan 'menara air penis'

(Youtube)
Kota Ypsilanti di AS rasanya masih terdengar asing di telinga traveler. Berada di Negara Bagian Michigan, kota ini kalah pamor dari New York atau Las Vegas. Satu hal yang mungkin bikin traveler penasaran untuk datang ke sana, adanya menara air yang mirip penis.

Menara tersebut punya nama asli Ypsilanti Water Tower alias menara air Ypsilanti. Pembuatnya adalah William R Coats dengan bahan bangunan menggunakan batu bata, setinggi 44 meter dan rampung di tahun 1889.

Apa daya, menara air Ypsilanti justru sering jadi bahan candaan bagi sebagian masyarakat setempat. Bentuknya dibilang mirip penis dan malah dijuluki Brick Dick, alias Penis Bata.

Meski begitu, tak sedikit juga orang-orang yang bilang kalau sebenarnya tidak mirip-mirip amat dengan penis. Hanya mereka dengan pikiran mesum yang melihatnya menara air Ypsilanti seperti alat kelamin pria. Bagaimana menurut Anda?

2. Kota Scott di AS dengan 'jalan penis'

(Youtube)
Satu lagi kota di AS yang terkenal gara-gara ada bangunan mirip penis adalah Kota Scott di Negara Bagian Pennsylvania. Tapi bukan gedung atau menara, melainkan pilar-pilar di jalan yang disebut sebagai Penis Road atau jalan penis.

Jalan yang dimaksud berada di kawasan Glendale Scott, tepatnya pada titik pertemuan Jalan Carothers dan Finley. Pilar-pilar itu sudah ada sejak September 2013 dan dibangun oleh pemerintah setempat. Fungsinya, untuk menahan mobil atau kendaraan lain yang di luar kendali agar tak menghantam trotoar.

Niat baik pemerintah Kota Scott malah diejek oleh masyarakat setempat. Bahkan, media lokal Pittsburgh Post-Gazette menyebutnya sebagai jalan penis. Waduh!

Toh, bagi sebagian masyarakat lain, mereka tidak peduli dengan anggapan seperti itu. Mereka beranggapan, orang-orang yang menyebut pilar-pilarnya sebagai penis adalah orang-orang yang berpikiran kotor.

3. Gunung Danxia di Tiongkok dengan 'batu penis'

(Youtube)
Daratan Tiongkok, punya banyak gunung-gunung yang panoramanya menawan, seperti Gunung Danxia di Provinsi Guandong. Selain menjadi kawasan geopark dan telah diakui UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia pada tahun 2010, di sana ada batu yang disebut-sebut mirip alat kelamin pria.

Jangan heran, malah turis yang sudah datang ke sana dan melihatnya langsung memberi julukan dengan nama Penis Rock alias batu penis. Batunya menjulang tinggi ke atas dan berbeda dengan batu-batu lainnya.

Untuk melihatnya, Anda harus merogoh kocek sekitar 120 Yuan atau sekitar Rp 235 ribu. Walau dibilang sebagai batu penis, justru itu dijadikan daya tarik oleh pengelola kawasan gunungnya agar mendatangkan banyak turis. Disediakan spot-spot khusus agar mereka bisa berpose dengan Penis Rock tersebut. Walah!

4. Haesindang Park di Korsel dengan 'taman penis'

(Youtube)
Haesindang Park berada di Samcheok yang masuk dalam Provinsi Gangwon, Korea Selatan. Berbeda dengan tempat-tempat sebelumnya, taman yang ada di tepi laut ini memang benar-benar terdapat banyak patung-patung berbentuk penis. Mengapa?

Jangan berpikir aneh-aneh dulu, ternyata ada itu legendanya. Dikisahkan, patung-patung penis itu tak lepas dari legenda Auebawi dan Haesindang. Mereka adalah sepasang kekasih yang tinggal di kawasan taman tersebut pada zaman dulu.

Suatu hari, ketika si pria sedang berlayar terjadilah gelombang laut dan badai dahsyat. Sang wanita kekasihnyayang berada di pinggir pantai ikut terhempas badai dan tenggelam. Sementara, sang pria tidak dapat menyelamatkannya. Pasca kejadiannya, para nelayan tidak bisa memancing ikan dalam jumlah banyak.

Mereka meyakini, hasil tangkapan ikan ada kaitannya dengan meninggalnya sang wanita itu. Usut punya usut, sang wanitanya ternyata masih perawan. Mereka lantas membuat patung-patung penis di sekitar pantai untuk 'menghibur' sang wanita. Mereka juga mengadakan upacara keagamaan di kuil kecil yang bernama Haesindang untuk mendoakannya.

Terbukti, beberapa hari setelahnya para nelayan kembali bisa menjaring banyak ikan. Upacara di Kuil Haesindang malah masih berlangsung hingga kini tiap tahunnya. Bagi traveler yang ke sana, jangan kaget dengan banyaknya patung penis. Malah, bangku-bangku saja bentuknya seperti penis. Bikin geleng-geleng kepala...

5. Amsterdam dengan 'air mancur penis'

(Youtube)
Kota Amsterdam di Belanda terkenal dengan kawasan Red Light District yang jadi tempat khusus orang dewasa. Satu hal yang membuatnya makin terkenal adalah adanya Penis Fountain atau air mancur penis.

Posisinya terletak di dekat gedung Casa Rosso Amsterdam. Meski terdapat larangan berfoto di Red Light District, tapi tidak di depan Penis Fountain. Turis dibebaskan untuk berfoto-foto dengan air mancur yang bentuknya seperti alat kelamin pria itu. Malah, air mancurnya sudah menjadi ikon dari kawasan tersebut.
Halaman 2 dari 6
Kota Ypsilanti di AS rasanya masih terdengar asing di telinga traveler. Berada di Negara Bagian Michigan, kota ini kalah pamor dari New York atau Las Vegas. Satu hal yang mungkin bikin traveler penasaran untuk datang ke sana, adanya menara air yang mirip penis.

Menara tersebut punya nama asli Ypsilanti Water Tower alias menara air Ypsilanti. Pembuatnya adalah William R Coats dengan bahan bangunan menggunakan batu bata, setinggi 44 meter dan rampung di tahun 1889.

Apa daya, menara air Ypsilanti justru sering jadi bahan candaan bagi sebagian masyarakat setempat. Bentuknya dibilang mirip penis dan malah dijuluki Brick Dick, alias Penis Bata.

Meski begitu, tak sedikit juga orang-orang yang bilang kalau sebenarnya tidak mirip-mirip amat dengan penis. Hanya mereka dengan pikiran mesum yang melihatnya menara air Ypsilanti seperti alat kelamin pria. Bagaimana menurut Anda?

Satu lagi kota di AS yang terkenal gara-gara ada bangunan mirip penis adalah Kota Scott di Negara Bagian Pennsylvania. Tapi bukan gedung atau menara, melainkan pilar-pilar di jalan yang disebut sebagai Penis Road atau jalan penis.

Jalan yang dimaksud berada di kawasan Glendale Scott, tepatnya pada titik pertemuan Jalan Carothers dan Finley. Pilar-pilar itu sudah ada sejak September 2013 dan dibangun oleh pemerintah setempat. Fungsinya, untuk menahan mobil atau kendaraan lain yang di luar kendali agar tak menghantam trotoar.

Niat baik pemerintah Kota Scott malah diejek oleh masyarakat setempat. Bahkan, media lokal Pittsburgh Post-Gazette menyebutnya sebagai jalan penis. Waduh!

Toh, bagi sebagian masyarakat lain, mereka tidak peduli dengan anggapan seperti itu. Mereka beranggapan, orang-orang yang menyebut pilar-pilarnya sebagai penis adalah orang-orang yang berpikiran kotor.

Daratan Tiongkok, punya banyak gunung-gunung yang panoramanya menawan, seperti Gunung Danxia di Provinsi Guandong. Selain menjadi kawasan geopark dan telah diakui UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia pada tahun 2010, di sana ada batu yang disebut-sebut mirip alat kelamin pria.

Jangan heran, malah turis yang sudah datang ke sana dan melihatnya langsung memberi julukan dengan nama Penis Rock alias batu penis. Batunya menjulang tinggi ke atas dan berbeda dengan batu-batu lainnya.

Untuk melihatnya, Anda harus merogoh kocek sekitar 120 Yuan atau sekitar Rp 235 ribu. Walau dibilang sebagai batu penis, justru itu dijadikan daya tarik oleh pengelola kawasan gunungnya agar mendatangkan banyak turis. Disediakan spot-spot khusus agar mereka bisa berpose dengan Penis Rock tersebut. Walah!

Haesindang Park berada di Samcheok yang masuk dalam Provinsi Gangwon, Korea Selatan. Berbeda dengan tempat-tempat sebelumnya, taman yang ada di tepi laut ini memang benar-benar terdapat banyak patung-patung berbentuk penis. Mengapa?

Jangan berpikir aneh-aneh dulu, ternyata ada itu legendanya. Dikisahkan, patung-patung penis itu tak lepas dari legenda Auebawi dan Haesindang. Mereka adalah sepasang kekasih yang tinggal di kawasan taman tersebut pada zaman dulu.

Suatu hari, ketika si pria sedang berlayar terjadilah gelombang laut dan badai dahsyat. Sang wanita kekasihnyayang berada di pinggir pantai ikut terhempas badai dan tenggelam. Sementara, sang pria tidak dapat menyelamatkannya. Pasca kejadiannya, para nelayan tidak bisa memancing ikan dalam jumlah banyak.

Mereka meyakini, hasil tangkapan ikan ada kaitannya dengan meninggalnya sang wanita itu. Usut punya usut, sang wanitanya ternyata masih perawan. Mereka lantas membuat patung-patung penis di sekitar pantai untuk 'menghibur' sang wanita. Mereka juga mengadakan upacara keagamaan di kuil kecil yang bernama Haesindang untuk mendoakannya.

Terbukti, beberapa hari setelahnya para nelayan kembali bisa menjaring banyak ikan. Upacara di Kuil Haesindang malah masih berlangsung hingga kini tiap tahunnya. Bagi traveler yang ke sana, jangan kaget dengan banyaknya patung penis. Malah, bangku-bangku saja bentuknya seperti penis. Bikin geleng-geleng kepala...

Kota Amsterdam di Belanda terkenal dengan kawasan Red Light District yang jadi tempat khusus orang dewasa. Satu hal yang membuatnya makin terkenal adalah adanya Penis Fountain atau air mancur penis.

Posisinya terletak di dekat gedung Casa Rosso Amsterdam. Meski terdapat larangan berfoto di Red Light District, tapi tidak di depan Penis Fountain. Turis dibebaskan untuk berfoto-foto dengan air mancur yang bentuknya seperti alat kelamin pria itu. Malah, air mancurnya sudah menjadi ikon dari kawasan tersebut.

(aff/aff)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads