Kuba -
Keamanan menjadi salah satu pertimbangan bagi traveler untuk datang ke suatu negara. Di dunia ada beberapa negara yang dicap tidak aman, padahal sangat indah. Setidaknya ada 8 negara yang dianggap berbahaya, tapi aman dikunjungi.
Mulai dari Kuba di Amerika Latin, sampai Rwanda di Afrika, beberapa negara yang dicap kurang aman. Dikumpulkan oleh detikTravel dari berbagai sumber, Jumat (23/1/2015) berikut 8 negara berbahaya tapi aman dikunjungi:
1. Kuba
(Thinkstock)
|
Kuba dianggap sebagai salah satu yang tidak aman, alasannya adalah keberadaan kartel narkoba dan sejumlah alasan politik lainnya. Pemimpin Negara Kuba sendiri dianggap sering tidak vokal dengan negara barat, membuatnya sering dimusuhi.
Menyusuri sudut Kuba, Anda akan dibawa melihat berbagai bangunan bergaya Spanyol yang indah dan terjaga baik. Tidak sedikit wisatawan yang ingin melihat langsung, negara yang juga dikenal sebagai negaranya para 'revolusioner.'
2. Brasil
(Getty Images)
|
Di balik kehebatan timnas bola dan Patung 'Cristo Redentor,' Brasil disebut sebagai salah satu negara yang tidak aman. Angka kejahatan di jalanan Brasil terbilang tinggi, belum lagi adanya 'favelas' atau pemukiman kumuh yang bertebaran di kota seperti Rio de Janeiro.
Kini Pemerintah Brasil tengah bebenah, khususnya setelah perhelatan Piala Dunia 2014 lalu. keamanan mulai ditingkatkan, bahkan sampai ada tur keliling 'favelas' yang terkenal kumuh dan tidak aman. Jangan lewatkan juga kecantikan Pantai Ipanema.
3. Tunisia
(Thinkstock)
|
Dari Timur Tengah, Tunisia termasuk ke dalam negara yang kurang aman, selain Afghanistan dan Iran. Tunisia juga dianggap sebagai kota Arab yang termasuk keras dan rawan kejahatan. Namun Tunisia juga merupakan salah satu negara Arab yang lebih dulu menerapkan demokrasi.
Ada banyak hal dapat Anda lihat di Tunisia. Mulai dari ibukotanya, sampai medina tua yang bersejarah dalam balutan warna biru. Di sekitaran kota juga bertebaran desa kuno yang dihuni oleh kaum Berber yang termashyur itu.
4. Namibia
(Getty Images)
|
Sebagai salah satu negara yang berada di Benua Afrika, Namibia pun diguncang isu penyakit Ebola yang mematikan. Tidak sedikit wisatawan yang mengurungkan niatnya untuk traveling ke Namibia karena takut akan penyakit tersebut.
Walaupun begitu, faktanya jumlah penderita sampai korban penyakit Ebola di Namibia sangat minim, tidak seperti yang diberitakan. Alam Namibia dan fauna khas Afrika pun juga ada kok di Namibia.
Kuba dianggap sebagai salah satu yang tidak aman, alasannya adalah keberadaan kartel narkoba dan sejumlah alasan politik lainnya. Pemimpin Negara Kuba sendiri dianggap sering tidak vokal dengan negara barat, membuatnya sering dimusuhi.
Menyusuri sudut Kuba, Anda akan dibawa melihat berbagai bangunan bergaya Spanyol yang indah dan terjaga baik. Tidak sedikit wisatawan yang ingin melihat langsung, negara yang juga dikenal sebagai negaranya para 'revolusioner.'
Di balik kehebatan timnas bola dan Patung 'Cristo Redentor,' Brasil disebut sebagai salah satu negara yang tidak aman. Angka kejahatan di jalanan Brasil terbilang tinggi, belum lagi adanya 'favelas' atau pemukiman kumuh yang bertebaran di kota seperti Rio de Janeiro.
Kini Pemerintah Brasil tengah bebenah, khususnya setelah perhelatan Piala Dunia 2014 lalu. keamanan mulai ditingkatkan, bahkan sampai ada tur keliling 'favelas' yang terkenal kumuh dan tidak aman. Jangan lewatkan juga kecantikan Pantai Ipanema.
Dari Timur Tengah, Tunisia termasuk ke dalam negara yang kurang aman, selain Afghanistan dan Iran. Tunisia juga dianggap sebagai kota Arab yang termasuk keras dan rawan kejahatan. Namun Tunisia juga merupakan salah satu negara Arab yang lebih dulu menerapkan demokrasi.
Ada banyak hal dapat Anda lihat di Tunisia. Mulai dari ibukotanya, sampai medina tua yang bersejarah dalam balutan warna biru. Di sekitaran kota juga bertebaran desa kuno yang dihuni oleh kaum Berber yang termashyur itu.
Sebagai salah satu negara yang berada di Benua Afrika, Namibia pun diguncang isu penyakit Ebola yang mematikan. Tidak sedikit wisatawan yang mengurungkan niatnya untuk traveling ke Namibia karena takut akan penyakit tersebut.
Walaupun begitu, faktanya jumlah penderita sampai korban penyakit Ebola di Namibia sangat minim, tidak seperti yang diberitakan. Alam Namibia dan fauna khas Afrika pun juga ada kok di Namibia.
(sst/sst)
Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong