Red Beach di Norwegia, Pasir Pantainya Dari Serpihan Batu Akik

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Red Beach di Norwegia, Pasir Pantainya Dari Serpihan Batu Akik

- detikTravel
Kamis, 26 Mar 2015 16:50 WIB
Red Beach di Norwegia (Instagram)
Bodo - Apabila pasir di Pink Beach, Lombok, berasal dari pecahan kerang berwarna merah, maka lain halnya dengan Red Beach di Norwegia. Pasir di pantai tersebut berasal dari serpihan batu akik. Penasaran?

Sekilas mungkin tidak terlihat sesuatu yang spesial dari Red Beach di Bodo, Norwegia. Dilansir detikTravel dari situs resmi Visit Bodo, Kamis (26/3/2015) adapun keistimewaan pantai ini terletak dari pasir pantainya

Apabila diperhatikan secara lebih mendetil, warna pasir Red Beach yang terletak di Mjelle, Norwegia, memang berwarna merah tua. Penduduk sekitar menyebutkan kalau warna merahnya berasal dari serpihan gem stone atau batu mulia jenis garnet, atau yang lebih dikenal di kalangan penggemar batu akik Indonesia dengan nama batu delima.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu bukti lainnya, pasir di Red Beach kabarnya terasa lebih berat daripada pasir biasa saat dipegang. Proses terciptanya pasir pantai itu terjadi karena proses alam seperti angin dan ombak yang terjadi.

Percaya tidak tidak percaya, dapat diasumsikan kalau keseluruhan pasir pantai Red Beach terbuat dari batu delima yang hancur karena proses alam dan menjadi pasir. Tentu Anda tidak akan menemukan potongan batu delima berukuran besar di pantai tersebut.

Apabila ingin berkunjung, Anda dapat mencapainya dengan perjalanan darat sekitar 15 menit dari pusat Kota Bodo. Adapun Red Beach lebih dikenal oleh masyarakat lokal, sekali pun terlihat indah dan mempunyai kisah menarik di baliknya.

(rdy/fay)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads