Mengintip Taman Rekreasi Terkutuk di Jepang

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Mengintip Taman Rekreasi Terkutuk di Jepang

- detikTravel
Senin, 20 Apr 2015 19:36 WIB
Mengintip Taman Rekreasi Terkutuk di Jepang
Bekas bianglala di Kejonuma Leisure Land (Youtube)
Tohoku - Seiring perkembangan zaman, sejumlah taman rekreasi di Jepang ditinggalkan turis. Salah satu bekas taman rekreasi yang terkenal ada di Tohoku, Prefektur Miyagi. Rumornya taman rekreasi ini bangkrut karena dikutuk. Hiii!

Adalah Kejonuma Leisure Land, bekas taman rekreasi yang diliputi oleh sejumlah misteri hingga cerita kutukan. Dilongok detikTravel dari situs resmi Prefektur Miyagi, Senin (20/4/2015) kini taman bermain itu tampak lebih menyeramkan daripada sebelumnya.

Pada awal dibuka tahun 1979, Kejonuma Leisure Land sangat sukses dan berhasil menarik lebih dari 200.000 pengunjung di seluruh dunia setiap tahunnya. Namun penurunan pengunjung yang terjadi karena rendahnya tingkat kelahiran dan perekenomian Jepang yang buruk saat itu, membuat taman rekreasi itu gulung tikar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah ditutup pada tahun 2000, Kejonuma Leisure Land hanya menyisakan bianglala karatan, komidi putar rusak, dan berbagai wahana permainan lainnya. Sudah tidak ada aktivitas sama sekali di bekas taman rekreasi tersebut.

Anehnya, tidak ditemukan bekas vandalisme sama sekali di bekas taman rekreasi yang terletak di pinggir jalan tersebut. Rumornya taman rekreasi tersebut dikutuk oleh mantra kuno, sehingga tidak ada satu pun orang yang berani memasukinya.

Rumor lain menyebutkan, kalau Kejonuma Leisure Land dibangun di samping kolam dari seorang hantu perempuan yang melahirkan anak bayi berwujud ular.

Dikisahkan kalau bayi berwujud ular itu tinggal di kolam tersebut dan selalu menangis setiap malam. Pada akhirnya perempuan yang melahirkannya tidak tahan dan bunuh diri dengan melompat ke kolam, serta mengutuk lokasi tersebut.

Terlepas dari benar atau tidaknya, Kejonuma Leisure Land memang tampak mengerikan. Sejumlah wahana permainan yang sudah karatan terlihat semakin horror dengan rumput ilalang yang memenuhi taman bermain. Siang hari saja seram, bagaimana kalau malam hari?

(shf/fay)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads