Gua es buatan tersebut akan beroperasi dan dibuka untuk umum pada 1 Juni 2015 mendatang, seperti dilihat detikTravel dari situs resminya, Rabu (27/5/2015). Gua ini menawarkan berbagai macam jenis tur yang dapat dipilih oleh traveler.
Jenis tur itu dibedakan dari durasi, serta fasilitas yang ditawarkan untuk para traveler. harganya pun bervariasi, makin lama durasinya dan lengkap fasilitasnya, maka akan semakin mahal pula harganya.
Dari yang paling murah seharga 17.900 ISK (Rp 1.7 juta) hingga tur eksklusif yang paling mahal seharga Rp 26 Juta, semuanya tersedia. Kurs mata uang Kron Islandia memang tinggi dibandingkan dengan Rupiah. Jadi, tinggal disesuaikan saja dengan budget Anda.
Pertanyaannya sekarang, apa menariknya? Jangan salah, gua es buatan terbesar di dunia ini menawarkan sensasi penjelajahan gua yang beda dari biasanya. Pengalaman itu akan Anda dapatkan sekali seumur hidup.
Anda akan diajak menjelajahi Gletser Langjokull, gletser terbesar kedua di dunia. Gletser ini berjarak sekitar 2 jam perjalanan dari ReykjavΓk, Ibukota Islandia. Membentang sejauh 800 meter, dan kedalaman 30 meter, gua ini akan sangat seru untuk traveler jelajahi.
Belum lagi ditambah ada kapel yang tersedia di dalam gua, sehingga Anda bisa mengadakan upacara pernikahan tak terlupakan di bawah tanah dan dengan dibalut udara super dingin dari gletser Langjokull. Siapa yang akan menolak?
Terdiri dari berbagai terowongan dan ruangan, gua ini siap untuk dijelajahi oleh traveler dari seluruh dunia. Anda pun sudah bisa memesan tiket turnya mulai dari sekarang di situs resminya.
Untuk menuju ke sini, Berkendaralah dari Reykjavik menuju ke Kota Husafell, kota terdekat, selama 1 jam 40 menit. Lalu dari Kota Husafell tinggal menuju base camp gua tinggal menempuh perjalanan 20-30 menit. Mudah bukan?
(Faela Shafa/Faela Shafa)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Sebelum Bikin Patung Macan Putih Gemoy, Seniman di Kediri Sempat Mimpi Aneh