Waktu menunjukan sekitar pukul 07.30 di Kota Hakata, saya dan rombongan media bergegas meninggalkan Hotel Miyako. Kami menuju Stasiun Hakata untuk naik shinkansen menuju Kota Hiroshima.
Stasiunnya pun sudah penuh lalu lalang orang. Mengejar waktu, untuk tiba di tujuan. Kami tak mau kalah, ambil langkah seribu dan berdiri di depan peron. Menanti si kereta peluru yang bernama Mizuho 600 ini.
Dalam informasi di tiketnya, waktu keberangkatan adalah pukul 08.17 dan waktu tiba pukul 09.20. Padahal, jarak dari Hakata ke Hiroshima adalah sejauh 282,2 km atau jika naik mobil bisa 3 jam 20 menit. Tapi dengan Shinkansen, cuma 1 jam lebih sedikit saja. Wow!
Pintu terbuka, kami langsung masuk ke dalam. Bangku 9A, itu tempat duduk saya. Ah, tak disangka, bangkunya sangat nyaman! Malah, lebih bagus dari bangku pesawat kelas ekonomi.
Bangkunya empuk, ada tatakan untuk botol minum dan meja lipat. Untuk ransel, bisa ditaruh di bagian atas. Sedangkan kalau koper, taruh saja di depan kaki. Toh, ruang kakinya luas kok.
Suasana di dalamnya pun bersih. Saya berani taruhan, Anda tidak akan menemukan secuil sampah di dalam Shinkansen seperti kerta. Ditambah dengan pendingin ruangan, suasana di Shinkansen benar-benar enak.
Saat kereta melesat, guncangannya tidak terlalu berasa. Padahal seperti saya tulis di awal, kecepatan Shinkasen bisa mencapai ratusan kilometer per jam. Serasa sedang naik kereta di Jakarta saja, tapi suara mesin Shinkansen malah lebih 'lembut'.
Saya melintasi perumahan penduduk, gedung bertingkat, sampai atas laut. Niatnya ingin memotret pemandangan di luar yang terlihat bagus, tapi apa daya ini Shinkansen cepat sekali.
Tepat pukul 09.17, akhirnya saya dan rombongan media tiba di Stasiun Hiroshima. Naiknya tertib, turunnya pun tertib juga. Tidak ada saling serobot atau sikut-sikutan, semuanya antre dan sabar.
Harga tiket Shinkansen dari Hakata ke Hiroshima, sebesar 9.150 Yen atau setara Rp 976 ribu. Harga yang mahal, tapi dibalas impas dengan pengalaman naik Shinkansen. Setidaknya, sekali seumur hidup.
Perjalanan menjelajahi Jepang kali ini, atas undangan dari Japan National Tourism Organization (JNTO) dan Cathay Pacific. Masih banyak cerita dan pengalaman seru dari Negeri Sakura, yang bisa jadi ide liburan Anda selanjutnya!
(Johanes Randy/Fitraya Ramadhanny)












































Komentar Terbanyak
Cair! Desa Wunut Bagikan THR untuk Seluruh Warga, Termasuk Bayi Baru Lahir
Garuda Indonesia Tidak Lagi Berstatus Bintang 5
Daftar Negara Teraman Andai Terjadi Perang Dunia III, Ada Indonesia?