Berburu Oleh-oleh di Malioboro-nya Moskow
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Laporan dari Rusia

Berburu Oleh-oleh di Malioboro-nya Moskow

Erwin Dariyanto - detikTravel
Jumat, 05 Jun 2015 15:10 WIB
Berburu Oleh-oleh di Malioboro-nya Moskow
Sekilas mirip di Malioboro (Erwin/detikTravel)
Moskow - Traveling ke Rusia, tentunya belum komplit jika tidak beli oleh-oleh. Apabila di Yogyakarta ada Malioboro, maka Moskow punya Arbat. Banyaknya variasi oleh-oleh dengan harga terjangkau, membuat Arbat banyak dikunjungi wisatawan.

Jalan sepanjang kurang lebih 1 kilometer itu paling terkenal di ibukota Rusia. Turis yang melancong ke Moskow tentu akan berkunjung ke Arbat, untuk membeli oleh-oleh atau sekadar jalan-jalan.

Pada Minggu pekan lalu (24/5/2015) detikTravel berkesempatan mengunjungi Arbat di Moskow. Saat itu suhu cuaca sedang sangat bersahabat bagi turis dari Asia, yakni 23 derajat celcius. Warga Moskow dan turis pun banyak berlalu lalang di Jalan Arbat. Sekilas, suasana di Arbat pun tampak mirip dengan Jalan Marioboro di Yogyakarta.

Di sepanjang jalan Arbat, turis bisa membeli berbagai macam oleh-oleh khas Rusia, seperti gantungan kunci, tempelan kulkas, pakaian, hingga boneka khas Rusia, Matryoshka.

Matryoshka adalah boneka khas Rusia yang ketika dibuka di dalamnya, masih menyimpan boneka dengan bentuk lebih kecil. Satu Matryoshka ada enam boneka di dalamnya. Harga satu paket Matryoshka dibanderol USD 5 sampai USD 15.

"Harga tergantung ukuran," kata Luba, seorang penjaga toko yang ditemui detikTravel.

Ada juga aneka kaus bergambar tokoh-tokoh Rusia hingga yang bergambar palu-arit yang dibanderol dengan harga USD 10 per biji. "Beli 10 ada diskon khusus," kata Luba.

Aneka gantungan kunci juga bisa dibeli di Arbat dengan harga USD 1-10 (13-132 ribu rupiah). Bagi Anda yang tak sempat menukar uang dalam mata uang Rusia tak perlu khawatir. Hampir semua toko di jalan Arbat menerima pembelian menggunakan mata uang Dollar Amerika Serikat dan kartu kredit.

Toko-toko di Jalan Arbat mulai buka setelah pukul 10.00 waktu setempat. Dalam sejarahnya, Jalan Arbat ini sudah menjadi pusat perdagangan di Moskow sejak abad 15.

Saat itu, jalan tertua di Moskow itu menjadi tempat bertemunya berbagai pedagang kerajinan di penjuru Rusia. Pada abad ke-18, kawasan Arbat menjadi tempat bermukimnya para bangsawan Rusia. Bagi traveler yangs sedang mencari oleh-oleh di Moskow, mungkin bisa mampir ke Malioboronya Moskow.

(rdy/rdy)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads