Dari namanya, Mal Harbour City memang terletak di pinggir laut Semenanjung Kowloon, kawasan Tsim Sha Tsui. Saat detikTravel berkunjung ke Mal Harbour City ini pada Selasa (2/6/2015) lalu, merasakan sendiri luasnya mal ini.
"Mal ini sudah ada sejak 30-an tahun lalu. Jumlah tokonya paling banyak di Hong Kong, sekitar 500-600 toko ada," ujar Carolus Chui dari Hong Kong Tourism Board yang memandu saya.
Sebut saja semua merk fashion legendaris di dunia, di mal ini tinggal melangkah dan mencarinya. Asal kantong dan kaki kuat, cuci mata dan berbelanja menyusuri mal seluas 2 juta kaki persegi atau 18 hektar ini sungguh membuat lupa waktu. Selain luas, mal ini tersambung dengan 3 hotel bintang 3 (Hotel Gateway, Hotel Marcopolo dan Hotel Prince), 2 apartemen dan 10 gedung perkantoran.
Capek cuci mata dan belanja, mampir saja di 50 kafe dan restoran yang tersebar di seluruh penjurunya. Atau kalau ingin mencari udara segar, tinggal keluar menuju balkon mal yang menghadap Pelabuhan Victoria menikmati angin laut, atau kapal ferry dan kapal pesiar bersandar di Ocean Terminal.
"Di Ocean Terminal ini juga suka diadakan pertunjukan kembang api kalau Tahun Baru atau Chinese New Year. Bisa dilihat dari seberang itu Hong Kong Island," jelas Carolus.
Tepat di depan gerbang utama Harbour City, ada Terminal Bus Tsim Sha Tsui, pelabuhan kapal ferrry, Star Ferry dan Kowloon Public Pier untuk menyeberang ke Pulau Hong Kong di seberangnya.
Dari Mal Harbour City, bisa juga menuju Menara Jam Tsim Sha Tsui -landmark Hong Kong peninggalan Inggris- kemudian juga Hong Kong Museum of Art atau Hong Kong Culture Center hingga Hong Kong Space Museum yang bisa dicapai hanya dengan berjalan kaki 2-5 menit!
(krn/fay)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Agar Turis Betah, Pemerintah Malaysia Minta Warga Lebih Ramah