Suasana berbeda ini tertangkap saat detikTravel berkunjung ke PMQ pada Rabu lalu (3/6/2015). Tak perlu waktu lama untuk berseru "Aduh, ini lucu, itu lucu" saat menyusuri lorong-lorong di 2 gedung yang dinamakan Hollywood dan Staunton tersebut.
Bagaimana tidak, desain stan terlihat unik, kreatif, dan segar dipandang mata. Belum lagi kehadiran barang-barang imut seperti baju, aksesoris, sepatu, tas, kacamata, jam, kafe, toko roti dan kue, hingga pop up store yang memiliki desain unik.
Ada sekitar 100-an pengusaha pemula di bidang industri kreatif yang memajang hasil karyanya. Semuanya ditawarkan dengan range harga kurang dari HK$100 (Rp172 ribu) hingga lebih dari HK$5 ribu (Rp8,6 juta).
Adapun barang-barang yang dipamerkan di PMQ berasal dari desainer pemula. Secara kualitas, karyanya terbilang lebih unik dibanding merk-merk fashion ternama.
Pusat kreatif yang didirikan di atas bekas gedung sekolah peninggalan Inggris ini dihubungkan dengan ruangan konferensi dengan dinding kaca. Ruangan konferensi adalah tempat rutin berkumpul para pengusaha untuk sharing masalah bisnis yang dihadapi. Di atas ruang konferensi itu pun ada roof top garden.
PMQ juga menyediakan mentor bisnis. Maklum, tempat ini difungsikan oleh pemerintah Hong Kong, yang dipercayakan pada Yayasan Pendidikan dan Budaya Musketeers sebagai tempat inkubator bisnis.
Bila capek berjalan-jalan mencuci mata, mampir saja ke salah satu kafe atau menikmati roti dan kue yang ada di lantai 6 zona kreatif gedung PMQ. Berkunjung ke PMQ, Anda akan merasakan suasana berbelanja yang berbeda di Hong Kong. Buktikan saja sendiri dengan berkunjung langsung.
(rdy/rdy)












































Komentar Terbanyak
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Melawai Plaza: Markas Perhiasan Jakarta yang Melegenda Itu Tak Lagi Sama