Mengenang Wajah Kathmandu Sebelum Dihancurkan Gempa
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Mengenang Wajah Kathmandu Sebelum Dihancurkan Gempa

Sri Anindiati Nursastri - detikTravel
Selasa, 16 Jun 2015 13:15 WIB
Mengenang Wajah Kathmandu Sebelum Dihancurkan Gempa
Kathmandu Durbar Square sebelum gempa (Sastri/detikTravel)
Kathmandu - Gempa akhir April 2015 lalu meluluhlantahkan hampir seluruh kota di Nepal, tak terkecuali Kathmandu. Kawasan tua paling bersejarah, Kathmandu Durbar Square rusak tak terkecuali. Keindahannya tinggal kenangan dalam foto.

Kathmandu Durbar Square adalah salah satu Durbar (lapangan/alun-alun) yang berada di Kathmandu Valley, Nepal. Kawasan ini penuh bangunan bersejarah yang berdiri sejak abad ke-12 sampai 18.

Gempa yang melanda pada April 2015 lalu menghancurkan hampir semua bangunan, termasuk dua Durbar Square lainnya di Kathmandu Valley yakni Patan dan Bhaktapur. Satu bulan sebelum gempa melanda, detikTravel sempat mengunjungi Nepal dan berkeliling Kathmandu Durbar Square.

Pada sore yang cerah di pertengahan Maret 2015, jalanan berliku nan sempit di dekat Thamel dipenuhi manusia. Thamel adalah kawasan paling ramai turis di ibukota Nepal tersebut, sekaligus paling dekat dengan Kathmandu Durbar Square. Rupanya banyak turis yang ingin menikmati sore nan sejuk itu di kawasan bersejarah tersebut.

Kathmandu Durbar Square (Basantapur Darbar Kshetra dalam bahasa Nepal) adalah salah satu alun-alun dan istana Raja di Kathmandu Valley. Bersama dua lainnya yang disebutkan sebelumnya, Kathmandu Durbar Square menyandang Situs Warisan Dunia UNESCO.

Kawasan ini masih ditinggali raja dari abad ke-12 sampai abad ke-19. Istana dan bangunan berarsitektur Newari tersebar di setiap sudut. Jenis arsitektur ini, Newari, ditandai oleh banyaknya jendela di tiap bangunan. Ini karena pada zaman dulu, wanita tak boleh keluar bangunan sehingga melihat segala aktivitas kota dari jendela kamar masing-masing.

Ada beberapa istana dan kuil yang jadi atraksi utama. Taleju Temple, Mahendreshvara Temple, Jagannath Temple, Hanuman Dhoka, juga Kumari Bahal yang merupakan rumah bagi The Living Goddess. Kumari (The Living Goddess) adalah representasi Dewi dalam bentuk manusia.

Waktu detikTravel berkunjung, beruntung Kumari sedang melongok dari jendela di bagian atas. Dia bukanlah wanita paruh baya seperti gambaran Dewi pada umumnya, melainkan anak kecil yang didandani dan berpakaian tradisional. Tak boleh ada turis yang mengeluarkan kamera foto, video, atau sejenisnya.

Kumari Bahal merupakan salah satu bangunan tercantik di kawasan tersebut. Namun setelah gempa besar, bangunan tersebut rata dengan tanah. Begitu pun bangunan-bangunan bersejarah lainnya di Kathmandu Valley, yang mayoritas memang dalam kondisi memprihatinkan.

Semoga Nepal cepat pulih dan Kathmandu Durbar Square pun berbenah, sehingga bisa kembali dinikmati oleh wisatawan. Dan yang terpenting, semoga tak ada lagi gempa yang melanda negeri eksotis tersebut.

(aff/aff)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads