KH Ahmad Dahlan adalah tokoh nasional pendiri Muhammadiyah, salah satu anaknya dulu pindah ke Thailand bersama beberapa orang Jawa. Mereka mendirikan pemukiman Jawa di Jalan Soi Charoen Rat 1 Yaek 9 di kawasan Sathorn, Bangkok, Thailand. Lokasinya dekat Stasiun BTS Surasak.
Saat detikTravel berkunjung ke sana beberapa pekan lalu, tidak hanya Java Mosque yang menarik perhatian saya. Sebuah rumah antik sangat menarik perhatian mata. Konsep arsitektur bergaya Eropa di tengah-tengah pemukiman padat penduduk cukup mencolok meski sedikit tertutup benteng di sekelilingnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedatangan detikTravel disambut baik. Marifah mempersilakan masuk ke ruangan yang sangat sejuk. Berbeda dengan interior luar rumah yang bergaya Eropa, interior dalam rumah sangat Indonesia dan mendominasi furnitur dari kayu jati mulai dari meja, lemari dan kursi.
Yang menarik, hampir di semua sudut di ruangan itu diisi oleh foto-foto keluarga. Ada juga di salah satu sudut, beberapa penghargaan yang diperoleh oleh ibunya Marifah yakni Zahara. Di sudut lainnya juga terdapat silsilah keluarga KH Ahmad Dahlan yang dipajang dalam bingkai kayu.
Marifah bercerita, dia merupakan generasi ketiga dari keluarga KH Ahmad Dahlan. Rumah tersebut sudah berusia lebih dari 100 tahun.
"Rumah ini direnovasi 35 tahun lalu. Bagian dalam tetap dipertahankan," ujar putri dari Irfan Dahlan saat berbincang dengan detikTravel.
Pemakaian kayu jati bukan tanpa alasan. Marifah menuturkan, KH Ahmad Dahlan pernah berjualan kayu jati ke China.
"Sehingga semuanya di ruangan ini memakai kayu jati," tutur Marifah.
Berada di rumah Marifah sangat nyaman dan bikin betah, serasa menemukan rumah yang Indonesia sekali. Meja makan diberi taplak meja dari kain tenun etnik. Lalu kursi dan sarung bantal kursi juga memakai kain dan motif Nusantara. Sungguh rumah yang cantik! Jika Anda berwisata religi ke Java Mosque di Bangkok, jangan lupa untuk melongok kecantikan rumah ini juga ya.
(sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Koster: Wisatawan Domestik ke Bali Turun gegara Penerbangan Sedikit
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Akui Jumlah Wisatawan Domestik ke Bali Turun di Libur Nataru