Adrian Bennett berasal dari Bradford, sebuah kota di sebelah utara Inggris. Obsesinya terhadap film Mad Max berawal pada 1982, saat seorang teman mengajaknya nonton film action tersebut.
Sejak itu, Adrian mengumpulkan sebanyak mungkin barang yang berkaitan dengan film Mad Max. Tak sampai di situ, Adrian kemudian mewujudkan impiannya dengan pindah ke kota tempat syuting Mad Max yakni Silverton di Australia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adrian beruntung memulai kembali hidupnya di Silverton. Tak hanya koleksi pribadi, dia juga mendapat berbagai pemberian aksesori Mad Max dari warga sekitar. Kini, museum tersebut dibuka untuk wisatawan setiap hari pukul 09.00-15.00 waktu setempat (musim dingin) dan pukul 10.00-16.00 waktu setempat (musim panas).
Museum ini memajang aneka foto, kostum, sampai kendaraan baik yang asli maupun rakitan Adrian. Museum ini juga punya manekin tokoh-tokoh pemeran Mad Max dan Mad Max 2, lengkap dengan kostumnya.
(sst/fay)












































Komentar Terbanyak
Kubu PB XIV Purbaya Protes Keras ke Menbud Fadli Zon sampai Naik ke Panggung
Penunjukan Tedjowulan Diprotes Kubu PB XIV Purbaya, Apa Kata Fadli Zon?
DPR Beberkan Biang Keladi Harga Tiket Pesawat Domestik di Indonesia Mahal