Museum Ini Berisi Komputer Tertua & Apple Pertama di Dunia
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Laporan dari AS

Museum Ini Berisi Komputer Tertua & Apple Pertama di Dunia

Ari Saputra - detikTravel
Minggu, 30 Agu 2015 17:15 WIB
Museum Ini Berisi Komputer Tertua & Apple Pertama di Dunia
Ini dia komputer tertua di dunia (Ari Saputra/detikTravel)
California - Penasaran dengan bentuk komputer pertama di dunia? Atau, lebih penasaran lagi seperti apa produk gadget keluaran Apple yang pertama? Maka, Museum Sejarah Komputer di California adalah tempat yang tepat.

Saat ini, komputer lebih dikenal sebagai alat yang super ringkas. Tinggal dicolok ke soket listrik kemudian di shutdown bila selesai mengunakan.

Akan tetapi, di Museum Sejarah Komputer, Mountain View, California, AS, segala sesuatunya menjadi tidak semudah itu. Walau sebenarnya, tetap dihadirkan dalam display yang menghibur dan menyenangkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

DetikTravel mengunjungi Museum Komputer yang diklaim terlengkap di dunia pun takjub melihat koleksi museum yang orisinil, Kamis (27/8). Dari generasi mesin hitung dan cikal bakal komputer, generasi pertama komputer dengan fisik yang sebesar lemari hingga era software, Apple dan Google Street terkini.

Tidak hanya dalam bentuk komputer desktop yang dikenal, melainkan berbagai bentuk lain seperti komputer keperluan NASA dan sonar laut kapal selam. Semua disajikan secara multimedia sehingga pengunjung mampu merasakan emosi dan gairah perjalanan komputer dari masa ke masa.

Yang paling menarik yakni komputer pertama di dunia yang dibuat tahun 1834. Tidak salah ketik? Tidak. Komputer sebesar lemari pakaian yang diberi nama The Babbage Engine ini memang dibuat jauh sebelum abad ke-20.

Hanya saja, waktu itu mesin kalkulator yang dibuat oleh Charles Babbage (1791-1871) tidak berfungsi atau gagal. Tetapi pada tahun 1991, sejumlah pakar komputer berhasil mengoperasikan Babbage Engine dan membuktikan inovasi Charles Baggage tidak keliru.

Koleksi lain yang menyita perhatian yakni Apple generasi pertama seperti Apple 1 hingga Apple Lisa. Termasuk koleksi software Apple MacPaint 1,3, salah satu perintis software grafis yang terus disempurnakan.

Setidaknya butuh waktu 2 hingga 3 jam untuk menyelesaikan tur museum bila ingin melihat satu persatu koleksi. Maklum, total koleksinya mencapai ribuan yang terpilah dalam 20 bilik pameran. Paviliun pertama merupakan sejarah awal komputer kemudian berlanjut seiring waktu hingga yang terkini di bilik ke 20. Tiket sebesar USD 15 menjadi tidak sia-sia.

Perubahan cepat dari masa ke masa tersebut yang disebut Computer History Museum sebagai Revolusi, sebuah tagline yang ditulis besar-besar di pintu utama. Tertarik ke sana?

(shf/shf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads