"Ada lebih dari 150 lumba-lumba yang hidup di perairan ini," tutur Elyss Larkham dari Moonshadow Cruises kepada detikTravel beberapa waktu lalu.
Perairan di Port Stephen termasuk salah satu yang terjernih. Tidak ada sampah apalagi limbah yang tumpah ke sini. Karena mereka tahu bahwa ada banyak hewan laut yang tinggal di bawah airnya, termasuk lumba-lumba.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kenapa lumba-lumba senang mengikuti kapal? Karena mereka senang dengan gelombang yang dibuat oleh kapal saat membelah air. Hasilnya seperti ombak kan? Mereka senang melompat di situ," lanjut Elyss.
detikTravel pun melihat dengan mata kepala sendiri bagaimana sepasang lumba-lumba ibu dan anak yang mengejar ombak di bawah kapal. Tak terlihat seperti dikejar kapal sama sekali, mereka malah terlihat senang saat melompat di ombak buatan dari kapal.
Fakta demi fakta uniknya disampaikan saat wisatawan di atas kapal. Selagi menunggu kehadirannya, fakta-fakta mengenai mamalia ini disampaikan oleh sang kapten. Sehingga saat lumba-lumba terlihat, tingkat ketertarikannya pun otomatis jadi lebih tinggi.
Ada banyak operator yang melayani wisata dolphin watching atau melihat lumba-lumba. Jamnya pun tersedia dari pagi sampai sore hari. Untuk tiketnya adalah sekitar AUD 26 (Rp 260 ribu) sekali perjalanan.
(sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Nyeleneh! Jemaah Zikir di Candi Prambanan: Mau Lepaskan Kutukan Roro Jonggrang
Melawai Plaza: Markas Perhiasan Jakarta yang Melegenda Itu Tak Lagi Sama