Bunga bangkai memang tanaman endemik di Indonesia. Tapi dengan perawatan khusus, bunga ini bisa juga ditanam di negara lain. Untuk pertama kalinya, bunga bangkai yang diberi nama Alice pun mekar di Chicago Botanic Garden, Chicago, AS.
Dilansir detikTravel dari CNN, Rabu (30/9/2015) bunga bangkai tersebut baru bisa mekar setelah ditanam selama 10 tahun. Bunga bangkai itu mekar sejak Selasa (29/9) kemarin hingga 2 atau 3 hari ke depan.
Wisatawan yang penasaran pun segera berkunjung ke Chicago Botanic Garden untuk melihat Alice si bunga bangkai. Tak hanya sekadar melihat, mereka juga memotret dan bahkan ada yang mencium bunga bangkai dari dekat. Padahal, bunga itu tentu saja berbau tidak sedap.
Bunga dengan nama latin Amorphophallus titanium ini memang bau, apalagi di malam hari. Tanaman itu mengeluarkan gas dimetil trisulfida, asam isovalerik, dimetil disulfida, benzil alkohol, indol dan trimetilamin yang telah bercampur.
Gas tersebut bisa menarik perhatian kumbang dan lalat, yang kemudian datang membawa serbuk sari dari tanaman lain. Nah, serbuk ini bisa bermanfaat untuk membantu pertumbuhan bunga bangkai.
(krn/fay)












































Komentar Terbanyak
Koster: Wisatawan Domestik ke Bali Turun gegara Penerbangan Sedikit
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Akui Jumlah Wisatawan Domestik ke Bali Turun di Libur Nataru