Beberapa tempat di Kota Utrecht, Belanda, tampak bercahaya saat malam. Jangan takut untuk mendekat, karena cahaya-cahaya itu merupakan instalasi lampu yang dibuat oleh para seniman Belanda mulai tahun 2008. Inilah Trajectum Lumen, saat instalasi lampu di beberapa tempat di Utrecht bercahaya saat malam. Karya seni yang sangat indah!
detikTravel mengikuti tur Trajectum Lumen saat menyambangi Utrecht beberapa waktu lalu. Sebenarnya Anda tak harus ikut tur, karena rute Trajectum Lumen bisa diunduh lewat internet. Titik start Trajectum Lumen adalah di Jalan Vredeburg, persis sebelah Hotel Apollo dan berakhir di Mariaplaats.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun pada tur malam itu, pemandu kami memilih Dom Tower sebagai titik start. Edwin, begitu nama pemandunya, memulai tur pukul 21.00 waktu Utrecht. Trajectum Lumen pertama ada di terowongan Dom Tower, menara gereja tertinggi di Belanda, menjulang 112 meter. Di seberangnya terdapat Dom Church, gereja yang jadi pusat aktivitas umat Kristen pada masa pertengahan.
Edwin kemudian mengajak kami berjalan kaki ke Neudeflat, Janskerk, Pieterskerk, Pausdam, Nieuwegracht, Domstraat en Servetstraat, Buurkerk, dan berakhir di City Hall. Ada sekitar 16 titik Trajectum Lumen, masing-masing dibuat oleh seniman berbeda.
Ada instalasi lampu yang berpendar dari dasar kanal tertua yakni Oudegracht. Ada cahaya pantulan dari proyektor di depan 'wharves' alias ruang penyimpanan pinggir sungai. Ada pula instalasi lampu berbentuk lingkaran malaikat di atas gereja tua.
Salah satu titik Trajectum Lumen favorit wisatawan adalah Ganzenmarkt Tunnel. Terowongan ini dulu digunakan sebagai jalur kereta kuda untuk mengantar barang dagangan ke dalam 'wharves'. Terowongan ini sangat vital perannya pada masa East India Company, alias VOC, mencapai masa keemasannya.
Kini, seniman bernama Erik Groen 'menyulap' Ganzenmarkt Tunnel dari terowongan kumuh menjadi penuh warna. Masuk terowongan ini, traveler serasa melewati mesin waktu. Terowongan itu bercahaya karena gradasi warna yang terus berubah, dari kuning-hijau menjadi ungu-merah, kemudian biru total, dan seterusnya. Sungguh fotogenik saat diabadikan dalam kamera.
Asyiknya, Trajectum Lumen selalu ada sepanjang tahun dan tak kenal musim. Waktu detikTravel ikut tur Trajectum Lumen, tak sedikit wisatawan yang berkutat pada ponsel atau peta kertas untuk menemukan titik-titik bercahaya di Kota Utrecht ini. Menarik!
(sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru