Melakukan praktek sihir atau mengaku sebagai penyihir di Desa Triora, Italia setara dengan hukuman mati. Itulah hal yang dahulu dialami oleh para wanita yang dianggap sebagai penyihir, ditahan dan dibakar hidup-hidup tanpa belas kasihan.
Dilansir detikTravel dari situs Asosiasi Pedesaan Italia, Borghitalia, Senin (26/10/2015) Desa Triora di Italia memang lekat dengan imej desa penyihir sejak zaman dulu. Setiap terjadi bencana buruk yang menyebabkan gagal panen, penduduk selalu percaya bahwa hal tersebut merupakan ulah penyihir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(borghitalia.it)
Para penyihir itu pun disiksa sampai mati. Bahkan ada saja yang meloncat keluar jendela dan memilih untuk bunuh diri. Lalu ada juga yang dibakar. Namun ada juga yang ditahan di Genoa sampai akhirnya dibebaskan entah kapan.
Sadis memang, namun kisah itu juga menjadi masa lalu dari Triora yang kini begitu damai. Untuk mengenang kejadian tersebut, traveler bisa mampir ke Museum Ethnographic dan Witchcraft yang menyimpan berbagai artefak dari ritual penyiksaan dan interogasi kala itu.
(borghitalia.it)
Traveler juga bisa melihat berbagai tanda sihir di berbagai sudut kota. Bukan penyihir sungguhan, namun traveler bisa melihat patung penyihir, sampai beli suvenir. Jangan lewatkan juga Gunung La Cabotina yang konon menjadi lokasi dari ritual sihir berdarah dan penyembahan setan!
Cara ke sana:
Desa Triora berada tidak jauh dari Kota Genoa. Dari Genoa, traveler bisa mencoba naik bus menuju Triora atau naik taksi. Bonusnya, traveler akan dimanjakan oleh pemandangan indah menuju Desa Triora.
(borghitalia.it)
(rdy/fay)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Agar Turis Betah, Pemerintah Malaysia Minta Warga Lebih Ramah