Hotel Fullerton, Monumen Nasional ke-71 Singapura

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Laporan dari Singapura

Hotel Fullerton, Monumen Nasional ke-71 Singapura

Iin Yumiyanti - detikTravel
Senin, 07 Des 2015 16:50 WIB
Hotel Fullerton, Monumen Nasional ke-71 Singapura
Hotel Fullerton yang dijadikan Monumen Nasional (Iin/detikTravel)
Singapura -

Dalam sejarah panjang Singapura, Hotel Fullerton menjadi salah satu saksi bisu sejumlah peristiwa bersejarah. Oleh sebab itu, Badan Warisan Nasional Singapura menjadikan Hotel Fullerton sebagai Monumen Nasional ke-71.

Singapura menetapkan Hotel Fullerton sebagai Monumen Nasional ke-71. Banyak peristiwa bersejarah terjadi di hotel mewah bintang lima ini, sehingga Badan Warisan Nasional atau National Herritage Bulding Singapura perlu melestarikannya sebagai cagar budaya.

General Manager Fullerton Hotel Giovanni Viterale menyatakan penetapan Hotel Fullerton sebagai Monumen Nasional ke-71 merupakan sebuah kehormatan bagi hotel yang dipimpinnya. "Selain kemegahan dan keindahan arsitekturnya, Fullerton menyimpan sejarah yang tidak terhitung tentang pertumbuhan Singapura dari zaman kolonial, pra-kemerdekaan hingga sekarang," kata Viterale.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hotel yang terletak di jantung kota Singapura ini dulunya adalah Kantor Pos yang resmi dibuka pada 27 Juni 1928. Gubernur Sir Hugh Clifford memberi nama gedung itu Gedung Fullerton. Nama ini merujuk pada nama Robert Fullerton, gubernur pertama Singapura pada masa kolonial Inggris.

Selama Perang Dunia II, Fullerton juga berperan sebagai rumah sakit darurat untuk tentara Inggris yang terluka. Di sini pula Letnan Arthur Percival memberitahukan keputusan Gubernur Militer Inggris untuk menyerah pada Jepang tahun 1942.



Dekorasi anak kecil di luar hotel (Iin/detikTravel)

Setelah Singapura merdeka, gedung ini lantas banyak dipakai sebagai kantor pemerintahan seperti Kementerian Kelautan, Kementerian Perindustrian dan Kementerian Keuangan.

Tahun 1996, pemerintah Singapura mengumumkan untuk menjadikan Gedung Fullerton menjadi hotel. Kemudian perdana Menteri Goh Chok Tong meresmikan hotel ini pada perayaan tahun baru 2001.

Kini Hotel Fullerton memiliki 400 kamar. Ia juga dilengkapi fasilitas fitnes yang buka 24 jam, lima restoran dan bar serta tempat spa mewah.

Fullerton menjadi hotel ketiga yang ditetapkan sebagai Monumen Nasional. Sebelum Fullerton, hotel yang sudah ditetapkan sebagai Monumen Nasional Singapura adalah Raffles Hotel pada 4 Maret 1987 dan Goodwood Park Hotel pada 23 Maret 1989. Selain hotel, sejumlah bangunan bersejarah antara lain Masjid Alkaff Upper Seranggon dan Tou Mu Kung Temple juga menjadi Monumen Nasional Singapura.


Jembatan kuno yang berada tidak jauh dari hotel (Iin/detikTravel)

(rdy/rdy)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads