Mendengar kata selokan, mungkin yang terpikir adalah lorong bau, lembab dan kotor dengan air pembuangan yang mengalir. Walaupun kesannya suram, selokan memegang peranan penting dalam sebuah kota. Agar traveler bisa sedikit banyak mengerti tentang sistem saluran pembuangan, kalau sedang di Jepang sempatkan mampir ke museumnya.
Adalah Sewerage Science Museum, sebuah museum tentang seluk beluk selokan yang didirikan di Osaka, Jepang tahun 1995, untuk merayakan 100 tahun penggunaan selokan modern di sana. Bertempat di dekat Sungai Yodo, museum menawarkan wisata sambil belajar tentang bagaimana peranan dan mekanisme dari sistem pembuangan air.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditengok detikTravel dari situs pariwisata Osaka, Senin (16/5/2016), Sewerage Science Museum memiliki 1 lantai di bawah tanah dan 6 lantai di atasnya. Setiap lantai memiliki tema berbeda, yang tentunya menarik untuk dipelajari.
Misalnya di basement, pengunjung bisa mendapat banyak informasi mengenai selokan kuno di berbagai kota di dunia. Di 6 lantai berikutnya, traveler akan dijelaskan tentang betapa pentingnya air, pengelolaan limbah dan ilmu serta teknologi di balik manajemen saluran pembuangan air. Pamflet serta keterangan di setiap lantai tak sedikit yang dilengkapi juga dengan bahasa Inggris.
Salah satu video game (city-osaka-sewerage-museum.or.jp)
Jangan bayangkan museum yang bau dan kotor seperti selokan sungguhan. Sewerage Science Museum bangunannya modern dan isinya begitu interaktif. Tak hanya memajang berbagai bagian selokan, aneka video game, film pendek 3D hingga wahana 4D pun tersedia di sini.
Pastinya traveler tak akan cepat bosan saat berkunjung ke museum. Apalagi museum ini bisa dikunjungi sepuasnya tanpa bayar tiket, alias gratis! Jam bukanya juga cukup lama, yaitu hari Selasa-Minggu sejak pukul 09.30 sampai 17.00 waktu setempat.
Untuk mencapainya pun mudah, traveler tinggal naik kereta dan turun di Stasiun Yodogawa. Kemudian jalan kaki sekitar 7 menit sampai ke Sewerage Science Museum.
(city-osaka-sewerage-museum.or.jp)
(krn/wsw)












































Komentar Terbanyak
Koster: Wisatawan Domestik ke Bali Turun gegara Penerbangan Sedikit
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Akui Jumlah Wisatawan Domestik ke Bali Turun di Libur Nataru