Awan cerah menggelantung di langit Chiang Mai, Thailand. Sore mendekati petang, sejumlah biarawan nampak santai sambil bersila di lantai batu bata usang. Tepat di hadapan mereka berdiri kuil bernama Wat Maha Bodharam atau Wat Jedyod.
Wat Jedyod merupakan salah satu situs sejarah di Thailand. Letaknya di tepi Sungai Mae Khan. Candi tua tersebut dibangun oleh Raja Tilokaraj.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para biksu yang sedang duduk di area kuil (Baban/detikTravel)
Suasana yang tenang dan teduh (Baban/detikTravel)
Ciri khas bangunan tersebut memiliki tujuh pagoda. Masyarakat lokal menyebut gaya arsitektur pagoda Wat Jedyod menyerupai kuil Mahabodhi Temple (Bodh Gaya, India). Suasana serupa lainnya yaitu area candi terdapat pohon bothi. Konon daun pohon bothi berbentuk hati ini dipercaya mampu mengusir kekuatan jahat ilmu hitam.
Dinding bagian luar terdapat hiasan relief. Selain itu, Wat Jedyod mempunyai satu ruangan kecil yang bangunannya lebih mirip gua. Isi ruangannya ada patung Buddha beragam ukuran. Pengunjung duduk bersila di lantai beralas karpet guna memanjatkan doa. Ingat, masuk ke dalam ruangan tersebut melalui tangga serta harus melepas sandal dan sepatu.
Pengunjung kuil yang hendak berdoa (Baban/detikTravel)
Pemandangan lainnya, pohon-pohon berdiri tegak mengitari area candi sehingga asri dan sejuk. Masih satu komplek di candi tersebut telah dibangun wihara yang nuansa interior dan eksteriornya tampil modern. Silih berganti orang-orang menyambangi wihara guna menunaikan ibadah.
Lawatan ke Wat Jedyod patut dicoba para wisatawan selagi berlibur di Chiang Mai. Masuk ke tempat ini tidak dipungut biaya alias gratis.
(bbn/shf)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Melawai Plaza: Markas Perhiasan Jakarta yang Melegenda Itu Tak Lagi Sama