Chiang Rai Night Bazaar memang tak semarak di Ciang Mai. Zona tenda pedagang di kota ini lebih sedikit atau sepertiga dari keriuhan pasar malam Chiang Rai. "Satu jam saja bisa beres ngubek pasar malam di tempat ini," kata Indra Nugraha, team leader Tourism Authority of Thailand (TAT) perwakilan Jakarta, sewaktu mendampingi sejumlah jurnalis asal Indonesia di Chiang Rai, Jumat malam (10/6/2016).
Deretan barang-barang di Chiang Rai Night Bazaar (Baban/detikTravel)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para warga setempat dan wisatawan berbaur menyusuri jalan sambil membidik produk-produk sesuai selera. Banyak turis bule lalu lalang memburu barang berciri identitas Thailand seperti tas bergambar gajah serta kaus bertulis 'Chiang Rai'.
Banyak pilihan di pasar ini (Baban/detikTravel)
Pernak pernik barang dan produk lainnya sama dengan pasar malam lainnya di Thailand. Harganya pun serupa. Aneka dompet serta rupa-rupa tas untuk oleh-oleh atau hadiah dilego seharga 10 Bath hingga 500 Bath. (Rp 18 ribu sampai Rp 189 ribu). Kaus perempuan dibanderol kisaran 100 hingga 250 Bath (Rp 37 ribu sampai Rp 94 ribu), bila beli lebih dua kaus harganya bisa murah.
Aksesori berupa gelang, cincin dan kalung harganya variatif atau mulai 10 Bath hingga 100 Bath. Kain pashmina 100 bath, sepatu dan pakaian anak 100 bath serta banyak produk lainnya yang harganya murah atau dalam mata uang Indonesia di bawah kisaran Rp 100 ribu. Cinderamata berupa miniatur angkutan umum khas Thailand yaitu Tuk Tuk dijual senilai 100 bath hingga 150 bath.
Pedagang di pasar malam Ciang Rai mulai buka lapak sekitar pukul 14.00. Aktivitas mereka berangsur tuntas pada tengah malam. Tetap santai belanja di kawasan ini karena suasananya tidak menggiring pelancong membeli barang secara tergesa-gesa. Jarak zona pasar malam yang tidak luas membuat area surga belanja ini menarik disinggahi wisatawan. Sajian aneka kuliner turut mangkal di tempat tersebut.
Cocok didatangi bagi yang suka belanja (Baban/detikTravel)
(aff/aff)












































Komentar Terbanyak
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Terungkap! Penyebab Kapal Dewi Anjani Tenggelam: Semua ABK Ketiduran
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun