Naik Bus Tingkat Legendaris di London, Inilah yang Terjadi

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Laporan dari Inggris

Naik Bus Tingkat Legendaris di London, Inilah yang Terjadi

Fitraya Ramadhanny - detikTravel
Jumat, 17 Jun 2016 16:50 WIB
Naik Bus Tingkat Legendaris di London, Inilah yang Terjadi
Bus tingkat merah khas London (Fitraya/detikTravel)
London - Salah satu ikon London, Inggris adalah bus tingkat yang berwarna merah. Banyak traveler yang penasaran ingin menaikinya.

Jalan-jalan di London yang paling cepat dan praktis memang naik Tube, kereta bawah tanah yang menjangkau seluruh kawasan ibukota Inggris tersebut. Bus tingkat khas London yang berwarna merah, jelas kalah cepat.

Meski begitu, sebagian traveler yang berada di London tetap mencarinya. Pun demikian dengan detikTravel ketika berada di London, Selasa (31/6/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kelemahan bus dibanding kereta bawah tanah adalah rute yang lebih pendek. Kalau berganti bus, kita keluar uang lagi. Sedangkan kalau naik Tube, berganti-ganti kereta tidak masalah asalkan tidak keluar dari stasiun.

Para penumpang naik bus tingkat di halte London Bridge (Fitraya/detikTravel)

Dengan rute yang lebih pendek, kebanyakan traveler yang penasaran dengan bus tingkat, mencobanya untuk pergi dari satu destinasi ke destinasi lain yang tidak berjauhan. Hitung-hitung bisa lihat pemandangan dari lantai atas, itulah tujuan utama wisatawan.

Posisi saya berada di Grays's Inn Road dan kebetulan ada bus nomor 17 menuju London Bridge yang merupakan kawasan wisata. Tinggal menunggu di halte, bus pun datang tepat waktu sesuai jadwal, bus merah menyala dengan atap agak melengkung yang khas.

Oh iya, bus di London sudah tidak menerima uang tunai. Semua penumpang harus memakai kartu e-money yang di London disebut Oyster Card. Ongkos sekali naik bus 1,5 Pound (Rp 28.500).

Suasana penumpang di lantai atas bus tingkat (Fitraya/detikTravel)


Saya bergegas ke lantai atas, mengincar bangku paling depan. Wah rupanya bangku ini jadi rebutan para wisatawan, terlihat dari kamera dan peta yang mereka tenteng. Tapi untuk saya masih kebagian.

Bus saya pun berjalan dengan kecepatan normal. Rute bus ini kebetulan melewati beberapa spot wisata misalnya St Paul Cathedral. Banyak wisatawan yang naik turun di sini.

Inilah yang terjadi saat naik bus tingkat, yaitu pengalaman yang sungguh seru rasanya ketika melihat jalanan London dari lantai atas bus tingkat ini. Kita bisa menikmati gedung-gedung klasik yang bertebaran. Akhirnya bus ini pun lewat di atas London Bridge yang legendaris.

Pemandangan dari bangku paling depan (Fitraya/detikTravel)


Dari atas jembatan, kita bisa melihat Tower Bridge yang merupakan landmark London. Tampak pula kapal perang HMS Belfast yang kini jadi museum. Bus saya mengakhiri perjalanan di halte Stasiun London Bridge.

Untuk berhenti, penumpang harus memencet tombol 'stop' di dekat setiap tempat duduk. Nanti lampu tanda stop di dekat sopir menyala dan sopir wajib berhenti di halte berikutnya. Namun karena saya naik bus sampai halte terakhir, semua penumpang memang harus turun.

Dari sini, wisatawan bisa pergi ke Borough Market untuk berwisata kuliner, atau menyusuri Sungai Thames untuk menuju Tower Bridge. Naik bus tingkat merah adalah cara yang santai dan asyik untuk menikmati Kota London. (fay/fay)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads