Istanbul punya banyak menara, mulai dari menara di Masjid Sultan Ahmed, menara di Istana Kesultanan, menara Hagia Sophia, dan lain-lain. Namun ada satu yang menjulang paling tinggi, yaitu Menara Galata.
Menara batu setinggi 66,9 meter ini berumur lebih dari 600 tahun. Pertama kali beroperasi pada 1348 pada masa Kekaisaran Romawi menguasai wilayah kota yang pernah dinamai Konstantinopel ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menara ini paling tinggi dibanding yang lainnya di Istanbul (Angga/detikTravel)
Selama ratusan tahun menara ini tetap berdiri tegak. Namun bukan berarti, tanpa cacat. Menara ini berkali-kali mengalami insiden hampir hancur tapi untungnya bisa diperbaiki kembali supaya tetap menjulang.
Menara ini pernah hampir habis akibat kebaran. Atapnya juga pernah hancur diterjang badai. Namun pemerintah setempat selalu memperbaikinya kembali.
Menara setinggi 9 lantai ini pernah dapat banyak tugas. Pada awal berdiri, tugasnya mengawasi musuh yang datang dari arah darat maupun laut.
Lalu pada 1717 Kesultanan Ottoman menjadikannya menara pengawas kebakaran. Sampai pada tahun 1875 menara ini kehilangan atapnya setelah diterjang badai.
Papan informasi di badan menara (Angga/detikTravel)
Menara bernuansa warna coklat ini pun dibiarkan tanpa atap selama sisa masa Kesultanan Usmania. Sampai tahun 1965, pemerintah setempat memutuskan untuk merestorasi bangunan bersejarah ini dan dibuka untuk publik.
Interior menara yang dulu terbuat dari kayu pun diganti dengan beton supaya lebih kokoh. Pemerintah Republik Turki sengaja tidak banyak mengubah tampilan luar menara ini agar menjaga tampilan aslinya.
Menara yang terletak di sisi Eropa Istanbul ini merupakan salah satu objek wisata bersejarah yang bisa diakses publik dengan gratis.
Jalanan menuju menara (Angga/detikTravel)
Kini ada restoran yang beroperasi di dalam menara yang buka dari pukul 09.00 waktu setempat. Pengunjung juga tidak perlu berjalan kaki untuk mencapai menara karena sekarang sudah ada lift.
Banyak cara untuk menuju menara ini, salah satunya dengan menggunakan trem. Anda tinggal turun di Stasiun Karakoy lalu berjalan kaki. Siap-siap, karena menara ini terletak di atas bukit, maka Anda harus sedikit mendaki untuk mencapai puncaknya.
(ang/shf)
Komentar Terbanyak
Ada Gerbong Khusus Merokok di Kereta, Kamu Setuju?
Terpopuler: Dedi Mulyadi Terancam Dicopot, Ini Penjelasan DPRD Jabar
Bisa-bisanya Anggota DPR Usulkan Gerbong Rokok di Kereta