5 Negara dengan Cabai Paling Unik Sedunia

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

5 Negara dengan Cabai Paling Unik Sedunia

Wahyu Setyo Widodo - detikTravel
Senin, 09 Jan 2017 12:30 WIB
5 Negara dengan Cabai Paling Unik Sedunia
Foto: Ilustrasi (Thinkstock)
Barcelona - Cabai ada di berbagai belahan dunia. Kalau traveling ke 5 negara ini, jangan kaget lihat bentuk unik cabai di sana. Ada yang mirip ceri hingga penis.

Harga cabai sekarang lagi mahal-mahalnya, mencapai Rp 120 ribu per kg! Pedasnya pun makin berasa. Selain di Indonesia, ternyata cabai juga bisa dijumpai di berbagai negara di dunia, bahkan bentuk cabai ini unik-unik.

Ada cabai yang berbentuk seperti penis, ada yang mirip dengan buah ceri. Rasanya sudah pasti pedas dan tidak kalah dengan pedasnya cabai di Indonesia. Dihimpun detikTravel dari beberapa sumber, Senin (9//2017), inilah 5 negara yang punya cabai dengan bentuk paling unik di dunia:

1. Spanyol

Foto: Ilustrasi (Youtube)
Cabai dengan bentuk unik pertama datang dari Spanyol, tepatnya dari Kota Barcelona. Namanya Penis Pepper. Dilihat dari namanya, traveler pasti sudah bisa menebak bagaimana bentuknya. Ya, mirip penis!

Bentuk cabai ini seperti pada umumnya bentuk cabai. Yang unik adalah pada bagian ujungnya yang berbentuk seperti gland penis alias kepala penis. Warnanya pun merah menyala dan bikin penasaran.

Cabai berbentuk nyeleneh ini sering dijadikan suvenir yang dijajakan kepada para wisatawan di kawasan La Rambla. Pedagang biasanya menjual cabai ini seharga 4 Euro atau sekitar Rp 59 ribu per paknya. Unik bukan?

2. Amerika Serikat

Foto: Ilustrasi (Thinkstock)
Dari Amerika Serikat terutama di kawasan barat daya, tepatnya di Texas, ada cabai Chili Tepin yang bentuknya juga tak kalah unik. Cabai ini berbentuk bulat kecil-kecil, mirip buah beri atau ceri.

Nama Chili Tepin sendiri diambil dari Bahasa Nahuati (Meksiko) yang berarti kutu. Cukup menggambarkan bentuk asli cabai tersebut. Cabai ini pun diklam sebagai cabai resmi asli dari Texas, AS.

Meski bentuknya tidak seperti cabai Indonesia, tapi soal kepedasan Chili Tepin ini boleh diadu. Pedasnya berada di bawah pedasnya Jalapeno.

3. India

Foto: Ilustrasi (Thinkstock)
India terkenal akan masakannya yang bercitarasa asam dan pedas. Itu wajar, karena di India banyak dijumpai tanaman cabai. Bahkan di sana, ada salah satu cabai yang pedasnya tidak main-main dan pernah dinobatkan sebagai cabai paling pedas di dunia.

Nama cabai ini adalah Bhut Jolokia. Asalnya dari daerah Assam di timur laut India. Tak hanya pedas, cabai Bhut Jolokia ini juga memiliki bentuk yang unik.

Sekilas bentuknya mirip dengan cabai rawit dari Indonesia, namun cabai ini lebih keriput. Keriputnya pun merata hingga bagian ujung cabai. Imut-imut tapi pedasnya mematikan.

4. Peru

Foto: Ilustrasi (Thinkstock)
Traveling ke Peru, kamu juga bisa menemui cabai yang tak kalah unik. Bentuknya seperti rawit tapi bulat-bulat gendut dan keriput, ada juga yang seperti bentuk hati. Nama cabai ini adalah Habanero.

Soal kepedasan tidak usah ditanya lagi, Habanero sangatlah pedas. Cabai Habanero sering diolah menjadi saus Habanero pedas yang sering digunakan sebagai pelengkap makanan.

Pada tahun 1999, Habanero pernah dinobatkan Guiness World Records sebagai cabai terpedas di dunia. Melihat bentuknya yang imut Habanero memang sedikit menipu, jadi hati-hati saja ya traveler.

5. Meksiko

Foto: Ilustrasi (Thinkstock)
Terakhir, dari Meksiko ada cabai Jalapeno yang sudah terkenal di seantero dunia. Jalapeno memang memiliki bentuk yang unik bila dibandingkan dengan cabai dari Indonesia. Bentuknya bulat lonjong, seperti terong.

Namun bedanya Jalapeno ukurannya lebih kecil daripada terong. Cabai ini juga tidak memiliki keriput seperti cabai keriting dari Indonesia.

Soal rasa, Jalapeno pasti akan bikin traveler panas baik di lidah maupun telinga. Kalau traveling ke Meksiko, hati-hati saja bila memesan makanan karena mereka sangat suka sekali dengan Jalapeno. Pedasnya minta ampun!
Halaman 2 dari 6
Cabai dengan bentuk unik pertama datang dari Spanyol, tepatnya dari Kota Barcelona. Namanya Penis Pepper. Dilihat dari namanya, traveler pasti sudah bisa menebak bagaimana bentuknya. Ya, mirip penis!

Bentuk cabai ini seperti pada umumnya bentuk cabai. Yang unik adalah pada bagian ujungnya yang berbentuk seperti gland penis alias kepala penis. Warnanya pun merah menyala dan bikin penasaran.

Cabai berbentuk nyeleneh ini sering dijadikan suvenir yang dijajakan kepada para wisatawan di kawasan La Rambla. Pedagang biasanya menjual cabai ini seharga 4 Euro atau sekitar Rp 59 ribu per paknya. Unik bukan?

Dari Amerika Serikat terutama di kawasan barat daya, tepatnya di Texas, ada cabai Chili Tepin yang bentuknya juga tak kalah unik. Cabai ini berbentuk bulat kecil-kecil, mirip buah beri atau ceri.

Nama Chili Tepin sendiri diambil dari Bahasa Nahuati (Meksiko) yang berarti kutu. Cukup menggambarkan bentuk asli cabai tersebut. Cabai ini pun diklam sebagai cabai resmi asli dari Texas, AS.

Meski bentuknya tidak seperti cabai Indonesia, tapi soal kepedasan Chili Tepin ini boleh diadu. Pedasnya berada di bawah pedasnya Jalapeno.

India terkenal akan masakannya yang bercitarasa asam dan pedas. Itu wajar, karena di India banyak dijumpai tanaman cabai. Bahkan di sana, ada salah satu cabai yang pedasnya tidak main-main dan pernah dinobatkan sebagai cabai paling pedas di dunia.

Nama cabai ini adalah Bhut Jolokia. Asalnya dari daerah Assam di timur laut India. Tak hanya pedas, cabai Bhut Jolokia ini juga memiliki bentuk yang unik.

Sekilas bentuknya mirip dengan cabai rawit dari Indonesia, namun cabai ini lebih keriput. Keriputnya pun merata hingga bagian ujung cabai. Imut-imut tapi pedasnya mematikan.

Traveling ke Peru, kamu juga bisa menemui cabai yang tak kalah unik. Bentuknya seperti rawit tapi bulat-bulat gendut dan keriput, ada juga yang seperti bentuk hati. Nama cabai ini adalah Habanero.

Soal kepedasan tidak usah ditanya lagi, Habanero sangatlah pedas. Cabai Habanero sering diolah menjadi saus Habanero pedas yang sering digunakan sebagai pelengkap makanan.

Pada tahun 1999, Habanero pernah dinobatkan Guiness World Records sebagai cabai terpedas di dunia. Melihat bentuknya yang imut Habanero memang sedikit menipu, jadi hati-hati saja ya traveler.

Terakhir, dari Meksiko ada cabai Jalapeno yang sudah terkenal di seantero dunia. Jalapeno memang memiliki bentuk yang unik bila dibandingkan dengan cabai dari Indonesia. Bentuknya bulat lonjong, seperti terong.

Namun bedanya Jalapeno ukurannya lebih kecil daripada terong. Cabai ini juga tidak memiliki keriput seperti cabai keriting dari Indonesia.

Soal rasa, Jalapeno pasti akan bikin traveler panas baik di lidah maupun telinga. Kalau traveling ke Meksiko, hati-hati saja bila memesan makanan karena mereka sangat suka sekali dengan Jalapeno. Pedasnya minta ampun!

(wsw/wsw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads