Reuters melansir, Rabu (22/3/2017), patung yang akan dibuat ulang ini berbahan dari kaleng bekas sirup kurma Irak. Michael Rakowitz, sang seniman yang akan menempatkan patung itu di bagian alun-alun yang masih kosong yakni di sekitar Fourth Plinth, bagian dari Trafalgar Square.
Patung lembu bersayap ini akan ditemani serangkaian 11 karya seni lain yang telah lama ada. Penempatan sejumlah karya seni itu sendiri sudah dimulai sejak tahun 1999.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Proyek ini diklaim menjadi yang pertama kalinya berada di ruang publik Inggris. Hal ini dibarengi dengan migrasi besar-besaran warga Irak dan Suriah.
Rakowitz mulai mendaur ulang kemasan makanan Timur Tengah pada tahun 2007. Ia menciptakan artefak rusak atau hancur selama penjarahan Museum Irak di Baghdad pada tahun 2003 dan sekarang termasuk benda dihancurkan oleh ISIS.
Trafalgar Square sendiri merupakan salah satu tempat umum utama di London. Ribuan wisatawan mendatangi tempat ini setiap harinya.
Fourth Plinth didirikan pada tahun 1841 yang akan diisi sebuah patung berkuda. Namun hal itu tak terealisasi dan tetap kosong selama 158 tahun sampai program komisi khusus diluncurkan.
Patung Lamassu akan diresmikan tahun depan. Ia akan mendampingi patung yang telah dipamerkan sekarang, yakni patung ibu jari raksasa buatan David Shrigley yang dikenal dengan 'Really Good'.
Lamassu sendiri akan tetap dipamerkan sampai pada tahun 2020. Setelahnya, ia akan digantikan oleh patung 'THE END' oleh seniman Inggris, Heather Phillipson, yang berupa krim raksasa dengan buah ceri, lalat dan sebuah drone di atasnya. (msl/aff)












































Komentar Terbanyak
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Nyeleneh! Jemaah Zikir di Candi Prambanan: Mau Lepaskan Kutukan Roro Jonggrang
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru