Dihancurkan ISIS, Patung Lembu Bersayap Kuno Irak Dibuat Kembali di Inggris

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Dihancurkan ISIS, Patung Lembu Bersayap Kuno Irak Dibuat Kembali di Inggris

Ahmad Masaul Khoiri - detikTravel
Rabu, 22 Mar 2017 17:50 WIB
Dihancurkan ISIS, Patung Lembu Bersayap Kuno Irak Dibuat Kembali di Inggris
Seniman Michael Rakowitz di samping patung Lamassu (dok. Reuters/Stefan Wermuth)
Jakarta - Patung lembu bersayap kuno Kota Nimrud, Irak dihancurkan oleh militan ISIS tahun 2015 lalu. Seniman dari AS membuatnya kembali di Trafalgar Square London, Inggris.

Reuters melansir, Rabu (22/3/2017), patung yang akan dibuat ulang ini berbahan dari kaleng bekas sirup kurma Irak. Michael Rakowitz, sang seniman yang akan menempatkan patung itu di bagian alun-alun yang masih kosong yakni di sekitar Fourth Plinth, bagian dari Trafalgar Square.

Patung lembu bersayap ini akan ditemani serangkaian 11 karya seni lain yang telah lama ada. Penempatan sejumlah karya seni itu sendiri sudah dimulai sejak tahun 1999.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lembu bersayap yang asli adalah dewa pelindung dan dikenal dengan nama Lamassu. Ia dibuat pada tahun 700 sebelum Masehi di pintu gerbang kota kuno Niniwe di pinggiran Kota Mosul, Irak. Militan ISIS yang sebelumnya menguasai kota itu, meluluhlantakkan lembu bersayap kuno bersama dengan artefak lainnya yang ada di Museum Mosul.

Proyek ini diklaim menjadi yang pertama kalinya berada di ruang publik Inggris. Hal ini dibarengi dengan migrasi besar-besaran warga Irak dan Suriah.

Rakowitz mulai mendaur ulang kemasan makanan Timur Tengah pada tahun 2007. Ia menciptakan artefak rusak atau hancur selama penjarahan Museum Irak di Baghdad pada tahun 2003 dan sekarang termasuk benda dihancurkan oleh ISIS.

Trafalgar Square sendiri merupakan salah satu tempat umum utama di London. Ribuan wisatawan mendatangi tempat ini setiap harinya.

Fourth Plinth didirikan pada tahun 1841 yang akan diisi sebuah patung berkuda. Namun hal itu tak terealisasi dan tetap kosong selama 158 tahun sampai program komisi khusus diluncurkan.

Patung Lamassu akan diresmikan tahun depan. Ia akan mendampingi patung yang telah dipamerkan sekarang, yakni patung ibu jari raksasa buatan David Shrigley yang dikenal dengan 'Really Good'.

Lamassu sendiri akan tetap dipamerkan sampai pada tahun 2020. Setelahnya, ia akan digantikan oleh patung 'THE END' oleh seniman Inggris, Heather Phillipson, yang berupa krim raksasa dengan buah ceri, lalat dan sebuah drone di atasnya. (msl/aff)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads