Makan Seperti Priyayi di Dalam Kapal Pesiar
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

d'Traveler of The Year 2016

Makan Seperti Priyayi di Dalam Kapal Pesiar

Ahmad Masaul Khoiri - detikTravel
Minggu, 16 Apr 2017 17:45 WIB
Makan Seperti Priyayi di Dalam Kapal Pesiar
Foto: para d'Traveler of The Year 2016 mencoba makan ala priyayi di dalam kapal pesiar (Masaul/detikTravel)
Ilocos Norte - Kapal Pesiar SS Virgo yang ditumpangi pemenang d'Traveler of The Year 2016 memiliki 10 restoran. Beberapa dinikmati secara eksklusif seperti priyayi saja.

Kenapa demikian? Di salah satu restoran bernama Genting Palace, tamu tak perlu mengeluarkan uang lebih dan sudah dilayani oleh pelayan.

"Masalah dining sejujurnya saya jarang makan begitu. Mulai dari pembukaan sampai penutup surprize juga. Saya kira prasmanan, ternyata eksklusif dan free! Suasananya pun paling beda," kata salah satu pemenang Pradikta Kusuma saat cruise meninggalkan perairan Ilocos Norte, Filipina, Sabtu (15/4/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perjalanan mereka masih bersama AntaVaya Tour & Travel. Keempat pemenang dari kloter terakhir ini berlayar selama 5 hari 4 malam dengan rute Manila, Ilocos Norte, Taiwan, Hong Kong, dan kembali lagi ke Manila.

"Kalau saya sudah pengalaman diner dan pernah beberapa kali. Di dalam fine dining attitude harus dijaga. Semalam kita belajar jadi priyayi sesuai adab barat dengan table manners-nya," imbuh Zudi Susanto.

Selain itu, kata Zudi, ia terkejut dengan nama makanan yang panjang, namun makanannya tak sesuai ekspektasi. Namun, semua makanan yang dipesannya terasa lebih enak.

Serupa namun tak sama, Sofian Syafri mengaku lapar setelah menonton sulap. Dialah yang menginisiasi untuk mencari makan lagi.

"Ternyata masih ada yang buka di Genting itu. Ternyata perlakuannya beda. Kita dilayani dan makanan harus dihabiskan dulu baru disuguhi makanan lagi, seperti itu. Pilihan makanannya pun enak sekali," ucap Sofian.

Terakhir, kata Rudi Chandra pengalaman makan di Genting membuatnya amat terkesan. Ia pun serasa menjadi 'tamu agung'.

"Makan di Genting sangat excited karena pertama juga makan dengan tata cara seperti orang Eropa. Makannya berurutan. Paling berkesan di sisi pelayanan yang fast respon. Seperti tamu agung," pungkas dia.

(msl/aff)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads