detikTravel bersama para pemenang 'd'Traveler of The Year 2016' bersandar di Hong Kong beberapa waktu lalu. Kami mengikuti pelayaran cruise SS Virgo yang berangkat dari Manila, Filipina.
Menurut warga Hong Kong, kegiatan orang berlibur di jalan setiap akhir pekan ini sudah berlangsung lama. Tiap hari minggu, para pekerja yang sebagian besar tenaga kerja asing itu bebas beraktivitas di beberapa jalan-jalan utama Kota Hong Kong.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jalanan yang biasanya penuh kendaraan berganti wajah (Masaul/detikTravel) |
Suasana di Chater Road dan bersantai di dalam tenda (Masaul/detikTravel) |
Jalan-jalan yang penuh warga liburan itu adalah Chater Road dan Jackson Road. Tak hanya di jalan, mereka juga memenuhi taman yang ada di sekitarnya, seperti Chater Garden.
Pemerintah, kata Edward mendukung kegiatan liburan itu. Buktinya, jalan-jalan tersebut ditutup total di jam-jam tertentu, seperti CFD (car free day) di Indonesia namun lebih panjang waktunya.
Warga pun terlihat sumringah dengan liburan ala kadarnya itu. Tikar digelar, tenda didirikan, dan terlihat sebagian orang lainnya berlatih menari di jalanan pula.
Sampah yang menumpuk di sisi jalan (Masaul/detikTravel) |
Emperan gedung-gedung perbelanjaan pun tak luput dari warga yang berteduh menggelar tikar atau memasang kain terpal. Mereka pun terkesan dibiarkan melakukan semaunya, karena sampah terlihat di mana-mana. Namun, hal itu akan hilang saat menjelang hari Senin.
Jika traveler berkunjung ke Hong Kong pada hari Minggu maka akan menjumpai pemandangan demikian. Unik bukan? (msl/fay)












































Jalanan yang biasanya penuh kendaraan berganti wajah (Masaul/detikTravel)
Suasana di Chater Road dan bersantai di dalam tenda (Masaul/detikTravel)
Sampah yang menumpuk di sisi jalan (Masaul/detikTravel)
Komentar Terbanyak
Tak Biasa, Pantai di Bantul Sepi Wisatawan Saat Libur Lebaran
Bali Kehilangan Sawah, 3 Ribu Hektare Raib dalam 8 Tahun
Turis Belanda Tewas Ditusuk di Bali, Apakah Pulau Dewata Masih Aman bagi Wisatawan?