Liburan ala Karyawan Hong Kong, Kemah di Jalan Raya!

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Laporan dari Hong Kong

Liburan ala Karyawan Hong Kong, Kemah di Jalan Raya!

Ahmad Masaul Khoiri - detikTravel
Selasa, 25 Apr 2017 07:45 WIB
Liburan ala Karyawan Hong Kong, Kemah di Jalan Raya!
Karyawan melepas penat di jalanan Kota Hong Kong (Masaul/detikTravel)
Hong Kong - Liburan memang dibutuhkan setiap orang untuk menyegarkan pikiran. Di Hong Kong, para pekerja atau karyawan liburan membuat tenda di jalan raya lho.

detikTravel bersama para pemenang 'd'Traveler of The Year 2016' bersandar di Hong Kong beberapa waktu lalu. Kami mengikuti pelayaran cruise SS Virgo yang berangkat dari Manila, Filipina.

Menurut warga Hong Kong, kegiatan orang berlibur di jalan setiap akhir pekan ini sudah berlangsung lama. Tiap hari minggu, para pekerja yang sebagian besar tenaga kerja asing itu bebas beraktivitas di beberapa jalan-jalan utama Kota Hong Kong.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mereka ini warga asing tidak dari Hong Kong. Karena Hong Kong ini kecil dengan penduduknya besar, akhirnya semua destinasi penuh dan di sinilah mereka ditampung," kata Edward.
Jalanan yang biasanya penuh kendaraan berganti wajahJalanan yang biasanya penuh kendaraan berganti wajah (Masaul/detikTravel)
Di Jalan Suasana di Chater Road dan bersantai di dalam tenda (Masaul/detikTravel)


Jalan-jalan yang penuh warga liburan itu adalah Chater Road dan Jackson Road. Tak hanya di jalan, mereka juga memenuhi taman yang ada di sekitarnya, seperti Chater Garden.

Pemerintah, kata Edward mendukung kegiatan liburan itu. Buktinya, jalan-jalan tersebut ditutup total di jam-jam tertentu, seperti CFD (car free day) di Indonesia namun lebih panjang waktunya.

Warga pun terlihat sumringah dengan liburan ala kadarnya itu. Tikar digelar, tenda didirikan, dan terlihat sebagian orang lainnya berlatih menari di jalanan pula.
Sampah yang menumpuk di sisi jalanSampah yang menumpuk di sisi jalan (Masaul/detikTravel)

Emperan gedung-gedung perbelanjaan pun tak luput dari warga yang berteduh menggelar tikar atau memasang kain terpal. Mereka pun terkesan dibiarkan melakukan semaunya, karena sampah terlihat di mana-mana. Namun, hal itu akan hilang saat menjelang hari Senin.

Jika traveler berkunjung ke Hong Kong pada hari Minggu maka akan menjumpai pemandangan demikian. Unik bukan? (msl/fay)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads