Evel Knievel barangkali sudah tiada, tetapi aksi-aksi ekstremnya ketika mengendarai motor layak untuk dikenang. Banyak juga yang terinspirasi dari aksi ekstrem Evel, terutama soal keberaniannya dalam melakukan aksi stuntman.
Sebuah museum di Topeka, Kansas, AS pun dibangun khusus untuk Evel Knievel. Museum ini baru diresmikan dan dibuka untuk publik pada Sabtu (27/5) lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Evel Knievel's daughter Alicia says Evel always wanted a museum. "He would be so proud of this.# #TopCity. pic.twitter.com/Ax9ty8WzUY
β Luke Ranker π° (@lrankerNEWS) May 26, 2017
Lahir dengan nama Robert Craig Knievel Jr, Evel kecil sudah akrab dengan dunia motorcross. Aksi awalnya dimulai saat Evel melakukan lompatan dengan motor melewati kotak kayu sepanjang 6 meter yang berisi ratusan ular derik, dan juga 2 kotak berisi singa.
Akhirnya di tahun 1966, Evel memulai debutnya di dunia aksi menantang maut secara profesional. Dengan motorcrossnya, Evel melakukan banyak lompatan yang mengagumkan. Melewati mobil berderet, truk, hingga hiu. Beberapa berhasil, beberapa lainnya tidak.
Kecelakaan dan cedera sudah menjadi makanan sehari-hari Evel. Sudah tidak terhitung berapa kali tulangnya patah. Bahkan Evel pernah memecahkan 'Guiness Book of World Record', sebagai Survivor patah tulang terbanyak sepanjang masa.
Total sudah 433 kali patah tulang yang dialami Evel sepanjang kariernya. Tetapi apakah itu membuat Evel berhenti beraksi? Tentu saja tidak. Evel tetap melakukan aksi menantang maut sampai pensiun di tahun 1980.
Evel sendiri meninggal dunia di usia 69 tahun pada tahun 2007 silam akibat penyakit paru-paru yang dideritanya. Nama Evel Knievel pun masuk ke dalam jajaran 'Motorcycle Hall of Fame' pada tahun 1999.
Traveler yang ingin melihat lebih dekat tentang masa lalu dan perjuangan Evel Knievel bisa mampir ke museumnya. Alamat museumnya berada jadi satu dengan Galeri Historic Harley Davidson di Topeka Boulevard, 2047 SW, Topeka, ibu kota negara bagian Kansas, AS.
Di museum ini, selain bisa melihat aneka koleksi tentang Evel Knievel, traveler juga bisa menikmati sajian virtual aksi-aksi Evel. Museum buka dari jam 10.00 pagi hingga 18.00 waktu setempat, dari hari Selasa hingga Jumat, sedangkan di hari Sabtu museum buka dari jam 09.00 hingga 17.00 waktu setempat.
(wsw/wsw)












































Komentar Terbanyak
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Nyeleneh! Jemaah Zikir di Candi Prambanan: Mau Lepaskan Kutukan Roro Jonggrang
Melawai Plaza: Markas Perhiasan Jakarta yang Melegenda Itu Tak Lagi Sama