Para traveler bila berkunjung ke Singapura jangan hanya menghabiskan waktu berbelanja ya. Terutama para pecinta kucing, jangan lupa berkunjung ke museum kucing yang terletak di Jalan Purvis 8, Singapura.
BACA JUGA : Gemes! Ada Museum kucing di Malaysia
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain melihat kucing, pengunjung diperkenankan bermain dengan kucing-kucing lucu di museum. Selain itu pengunjung juga bisa mengadopsi anak kucing.
Bila ingin masuk ke dalam museum, traveler harus membeli tiket terlebih dahulu. Harga tiketnya bervariasi, untuk pengunjung berumur 13 tahun ke atas, harga tiket SGD 12 (Rp 115.000). PEngunjung berumur 7 sampai 12 tahun dikenakan biaya 10 dolar ( Rp 96.000) dan pengunjung dibawah 6 tahun tidak dikenakan biaya.
Pengunjung bisa bermain dengan kucing di museum (dok. The Cat Museum) |
Berbagai kegiatan bisa traveler lakukan di dalam museum. Lepas dulu alas kaki sebelum masuk museum ya. Jangan lupa cuci tangan dan kaki, biar kucing nantinya tidak terkontaminasi bakteri yang kita bawa.
Traveler selain melihat kucing, juga bisa mengetahui sejarah dan fakta-fakta seputar kucing. Nama-nama kucing di museum ini keren-keren lho. Nama mereka di ambil dari artis ternama, seperti Julia dari Julia Robert, Usher, Harry dari nama Pangeran Harry. Terdapat 14 ekor kucing yang menjadi superstar di museum. Selain itu kita bisa melihat anak kucing yang lucu-lucu serta memberi mereka makan.
BACA JUGA: Ketika Orang Singapura Mengoleksi Semut
Oh ya, bagi traveler yang minat menjadi sukarelawan bisa datang ke museum ini. Traveler nantinya akan menolong pihak museum menjaga serta mengontrol para pengunjung, mengawasi anak-anak yang berinteraksi dengan kucing, serta menjadi pemandu museum.
Bagi traveler yang suka melukis, atau fotografi juga bisa menjadikan kucing-kucing disini model. Tetapi jangan lupa donasi untuk membantu perawatan kucing ya.
Julia merupakan salah satu bintang yang menghuni museum (dok. The Cat Museum) |
Jika traveler ingin mengadopsi kucing, datang saja langsung ke museum melihat kucing-kucing lucu ini. Nantinya travleer akan dipandu para relawan untuk mengisi kuisioner adopsi. Setelah itu traveler akan dikirimi email kontrak mengenai adopsi ini.
Informasi lebih dalam mengenai adopsi, serta kontak yang bisa dihubungi bisa traveler lihat di website museum. Kucing-kucingnya bikin gemas! (fay/msl)












































Pengunjung bisa bermain dengan kucing di museum (dok. The Cat Museum)
Julia merupakan salah satu bintang yang menghuni museum (dok. The Cat Museum)
Komentar Terbanyak
Koster: Wisatawan Domestik ke Bali Turun gegara Penerbangan Sedikit
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Akui Jumlah Wisatawan Domestik ke Bali Turun di Libur Nataru