Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 12 Agu 2017 12:10 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Kamu Pecinta Drakor, Wajib Main ke Istana Gyeongbokgung

Niken Purnamasari
Redaksi Travel
Istana Gyeongbokgung yang asyik dikunjungi di Seoul (Niken/detikTravel)
Istana Gyeongbokgung yang asyik dikunjungi di Seoul (Niken/detikTravel)
Seoul - Kamu yang ngaku pecinta Drakor wajib main ke Istana Gyeongbokgung di Seoul, Korsel. Inilah istana yang kerap jadi lokasi syuting drama Korea bergaya kolosal.

Korea Selatan tidak hanya menjadi surga bagi mereka yang senang belanja atau pecinta K-Pop. Korea Selatan juga menjadi negara yang asyik bagi mereka yang senang dengan sejarah. Apalagi jika suka nonton drama sejarah Korea.

Salah satu tempat bersejarah yang bisa didatangi jika Anda datang ke Seoul, Korea Selatan yakni Istana Gyeongbokgung. Lokasinya juga tidak jauh dari sejumlah tempat ikonik di Seoul seperti City Hall maupun Myeong-dong.

detikTravel mendatangi istana utama dari Dinasti Joseon itu dengan berjalan kaki sekitar pukul 09.00 waktu setempat dari Seoul City Hall di Sejong-daero. Matahari cukup terik dan kondisi panas. Maklum saja di Korsel memang tengah musim panas saat ini. Jadi siap-siap untuk memakai topi, memakai sun-block, membawa kaca mata hitam maupun membawa air minum.
Trotoarnya luas dan nyaman (Niken/detikTravel)Trotoarnya luas dan nyaman (Niken/detikTravel)


Berjalan kaki dari City Hall menuju Istana Gyeongbokgung terasa nyaman dan menyenangkan. Sebab trotoar memang difungsikan maksimal untuk pejalan kaki dan banyak fasilitas yang membuat pejalan nyaman.

Begitu berjalan ke arah Gwanghamun, nuansa sejarah mulai terasa dengan adanya patung berukuran besar Raja Sejong. Raja Sejong adalah raja yang paling dihormati dalam sejarah Korea. Letak patung tersebut berada satu garis lurus dengan pintu gerbang Istana Gyeongbokgung.

Tak terasa 20 menit kemudian, detikTravel tiba di depan Istana Gyeongbokgung. Impresi pertama begitu melihat istana itu yakni begitu megah dan bersih terawat. Di depan pintu gerbang ada sejumlah penjaga yang bertugas dan dengan ramah menjawab pertanyaan tentang loket tiket.

Penjaga di depan Istana Gyeongbokgung (Niken/detikTravel)Penjaga di depan Istana Gyeongbokgung (Niken/detikTravel)


Begitu memasuki gerbang istana, jika hanya ingin berfoto-foto saja, spot di dekat pintu gerbang sudah cukup mewakili. Tapi rasanya sayang jika sudah jauh-jauh datang ke Korea tidak menelusuri lebih jauh lagi istana tersebut.

Harga tiket masuk Istana Gyeongbokgung untuk wisatawan mancanegara berusia 19-64 tahun yakni 3.000 Won (sekitar Rp 39.000). Sedangkan untuk lansia di atas 65 tahun biaya tiket digratiskan.

Di dekat loket, jangan lupa mengambil brosur sebagai panduan tentang sejarah singkat istana itu. Wisatawan Indonesia tak perlu khawatir, brosur panduan yang disediakan ada dalam Bahasa Indonesia.

Ada brosur berbahasa Indonesia lho (Niken/detikTravel)Ada brosur berbahasa Indonesia lho (Niken/detikTravel)


Ada 11 titik utama di kompleks Istana Gyeongbokgung. Bangunan utama adalah Balai Geunjeongjeon yang okasinya tepat berada di satu garis lurus setelah pintu masuk. Balai ini memiliki arti 'perhatikanlah seluruh urusan negeri dan perintahlah dengan negeri'.

Di bangunan ini, Anda dapat berfoto-foto di bagian luar. Sementara bagian dalam Balai Geunjeongjeon tertutup untuk wisatawan. Anda hanya dapat melihat dari bagian jendela saja.

Tempat menarik lainnya di istana tersebut yakni Anjungan Gyeonghoeru yang letaknya berada di atas air. Bangunan ini pada masanya merupakan tempat acara hiburan maupun penyelenggaraan upacara minta hujan.

Anjungan Gyeonghoeru (Niken/detikTravel)Anjungan Gyeonghoeru (Niken/detikTravel)


Puas berjalan-jalan di sekitar istana, jangan khawatir jika Anda lapar atau haus. Di dekat Anjungan Gyeonghoeru terdapat kafe untuk melepas lelah. Selain itu, ada pula vending machine di beberapa titik yang dapat Anda gunakan untuk membeli minuman.

Selain bangunan bersejarah, di Istana Gyeongbokgung juga terdapat tradisi menarik yakni upacara pergantian penjaga istana. Upacara ini dilakukan pada pagi dan sore hari di bagian tengah kompleks istana. Para penjaga istana menggunakan pakaian tradisional khas Korea.

Mereka berbaris membawa bendera-bendera istana Korea dan membentuk formasi khusus. Prosesi upacara diikuti dengan bunyi-bunyian dari alat musik tradisional. Kemudian para penjaga berbaris rapi di depan gerbang istana. Selama upacara, pengunjung hanya boleh berada di area bergaris kuning. (nkn/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
Load Komentar ...
NEWS FEED