Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 18 Agu 2017 19:35 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Belum ke Makau Kalau Belum ke Sini

Aji Bagoes Risang
detikTravel
Reruntuhan Gereja St Pauls di Makau (Aji Bagoes Risang/detikTravel)
Reruntuhan Gereja St Paul's di Makau (Aji Bagoes Risang/detikTravel)
Makau - Belum sah rasanya kalau traveler ke Makau belum mengunjungi destinasi satu ini. Landmark inilah yang menjadi salah satu ikonnya.

Adalah Ruins of St Paul's, tempat yang selalu dipenuhi turis dari berbagai negara. detikTravel menyempatkan diri untuk mengunjungi tempat ini beberapa waktu lalu bersama AirAsia dan MGTO.

Ruins of St Paul's merupakan bekas reruntuhan dari Gereja St Paul atau Mater Dei yang terbakar. Sisi dinding bagian depan yang tersisa dilestarikan dan dijadikan tempat wisata sejarah. Gereja ini telah mengalami beberapa kebakaran, yaitu di tahun 1595, 1601, dan 1835. Uniknya, bagian depannya selalu utuh dan tak ikut runtuh.

Saat ke tempat ini, kebetulan sedang turun hujan. Namun, semua itu tak meruntuhkan keinginan para turis untuk mengabadikan diri dalam foto di sini. Dengan membawa payung, mereka tetap asyik berswafoto.

Ini adalah objek wisata populer Makau (Aji/detikTravel)Ini adalah objek wisata populer Makau (Aji/detikTravel)

Ketika memasuki gerbang Ruins of St Paul's, traveler bisa menemukan makam-makam biarawan yang dilapisi dengan kaca. Lalu di ujungnya ada Museum of Sacred Art and Crypt yang berisi pameran puing sisa-sisa dari reruntuhan gereja ini. Di museum ini, traveler tidak diperkenankan untuk mengambil foto. Mitosnya, turis yang mengambil foto di sini akan diikuti hantu hingga ke negara tempat mereka kembali. Hiii...

Lokasi Ruins of St Paul's ada di dataran yang cukup tinggi. Untuk naik ke atas, traveler bisa menaiki kendaraan melalui jalan satu arah. Namun untuk turun kembali ke bawah, traveler harus berjalan kaki melewati jalan yang cukup panjang. Jadi siapkan tenaga ekstra ya!

Suasana di dalam rerntuhan St Paul (Aji/detikTravel)Suasana di dalam rerntuhan St Paul (Aji/detikTravel)

Sebelum jalan menanjak menuju ke Ruins of St Paul's ada jalan untuk kendaraan dua arah. Namun beberapa waktu lalu dijadikan jalan satu arah karena sempat terjadi kecelakaan maut di tanjakan tersebut.

Jika tak ingin kembali ke jalan yang sama, traveler bisa jalan ke arah lain dan melihat tempat-tempat bersejarah lain yang ada di sekitar sana, seperti Na Tcha Temple, St Dominic's Church, Holy House of Mercy, dan lain-lain.

Lalu, traveler bisa pula melanjutkan berjalan kaki ke Senado Square, yang juga selalu dipenuhi banyak orang. Di sini traveler bisa berbelanja oleh-oleh beraneka ragam, dari pernak-pernik, makanan, hingga make up. Bisa juga mampir ke restoran-restoran yang menyajikan beragam menu di sini. (rdy/msl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA