Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 13 Sep 2017 16:10 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Naik Kereta di Jepang, Bisa Main Sama Kucing-kucing Lucu

Wahyu Setyo Widodo
Redaksi Travel
Kucing di dalam kereta Jepang (Kim Kyung Hoon/Reuters)
Kucing di dalam kereta Jepang (Kim Kyung Hoon/Reuters)
Ogaki - Traveler yang naik kereta di Ogaki, Jepang jangan kaget kalau melihat banyak kucing di atas gerbong dan main-main dengan penumpang. Ada kisah di baliknya.

Biasanya hewan seperti kucing atau anjing dilarang untuk dibawa naik kereta, tetapi di Kota Ogaki, Jepang kucing-kucing bebas berkeliaran di atas gerbong kereta. Bukannya tanpa sebab, rupanya sedang ada kampanye untuk menyelamatkan kucing-kucing liar.

Dilansir detikTravel dari Reuters, Selasa (12/9/2017), program kampanye ini digagas oleh organisasi non profit bernama Kitten Cafe Sanctuary yang bekerja sama dengan perusahaan operator kereta setempat, Yoro Railway.

Kampanye ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran warga Ogaki akan nasib kucing-kucing terlantar ini. Sebanyak 30 ekor kucing sengaja dilepas dan dibiarkan berkeliaran di atas gerbong kereta.

Traveler main dengan kucing di kereta (Kim Kyung Hoon/Reuters)Traveler main dengan kucing di kereta (Kim Kyung Hoon/Reuters)


Jadilah penumpang kereta di Ogaki disapa kucing-kucing lucu namun tidak tidak bertuan tersebut. Tampak beberapa penumpang langsung merespon positif keberadaan kucing-kucing ini.

Mereka tampak senang bisa mengelus dan main dengan kucing saat berada di dalam gerbong kereta. Lumayan untuk meredakan stress dan beban pikiran sepulang kerja.

"Saya pikir program ini sangat baik. Jadi lebih banyak orang yang sadar akan banyaknya kucing-kucing terlantar melalui acara seperti ini," ujar Mikiko Hayashi, salah seorang penumpang.

Banyak warga yang menyambut baik kampanye ini (Kim Kyung Hoon/Reuters)Banyak warga yang menyambut baik kampanye ini (Kim Kyung Hoon/Reuters)


Di Jepang sendiri jumlah kucing terlantar dan tidak terawat cukup banyak. Kucing-kucing ini dirawat di shelter-shelter milik organisasi pecinta satwa. Di tahun 2014, angkanya mencapai 237.929 ekor.

Namun di tahun 2016, angkanya menurun sampai 70%, jadi sekitar 72.624 ekor saja. Menurunnya angka ini karena kucing-kucing ini banyak diadopsi warga. Total populasi kucing di Jepang sendiri mencapai 9,8 juta ekor. (wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
Load Komentar ...
NEWS FEED